Friday, 23 August 2019

Kejahatan Musiman Mengintai

Rabu, 29 Mei 2019 — 6:25 WIB

KEJAHATAN musiman selalu muncul pada momen-momen yang berhubungan dengan aktivitas ekonomi yang tengah meningkat. Seperti pada Ramadan dan menjelang Lebaran, selalu bermunculan berbagai kejahatan dengan beragam modus mulai dari pencurian, perampokan, kejahatan jalanan, hipnotis, bius dan lainnya.

Tak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, momen menjelang Hari Raya Idul Fitri 2019 ini kelompok pelaku kejahatan juga mencari kesempatan. Memanfaatkan kelengahan warga, mereka akan merampas harta baik uang, perhiasan, kendaraan atau barang berharga lainnya.

Pekan lalu di Tangerang, seorang nasabah pulang menukarkan uang receh Rp7 juta, dibuntuti penjahat jalanan. Di jalan, saat ditilang polisi lantaran melanggar kelengkapan kendaraan, motornya diparkir di depan pospol. Penjahat dengan berani mencongkel jok motor lalu mengambil uang Rp7 juta. Namun sebelum kabur pelaku ditangkap polisi.

Berbagai jenis kejahatan bisa muncul seiring dengan aktivitas perekonomian yang kian meningkat. Itu sebabnya warga harus bisa menjadi polisi bagi diri sendiri, dengan cara meningkatkan kewaspadaan. Kejahatan konvensional seperti copet, jambret, pembius dan lainnya tidak hanya rawan terjadi di tempat keramaian seperti di pasar, mal, terminal atau tempat lainnya. Di jalan pun pelaku kejahatan mengincar.

Pelaku kriminal bukan hanya mengincar masyarakat biasa, tapi juga mengintai nasabah bank, uang THR yang diambil perusahaan dari bank, toko perhiasan dan tempat-tempat yang dianggap longgar penjagaan. Pendek kata, penjahat sudah merancang aksi memetakan titik-titik yang jadi incaran.

Kejahatan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja, namun dapat dicegah bila semua komponen masyarakat sama-sama melakukan upaya preventif. Harus dipahami bahwa jumlah personel kepolisian terbatas dan tidak bisa mencover semua titik rawan kejahatan.

Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan cara tidak memancing kedatangan pelaku kriminal. Upaya sederhana seperti tidak memakai perhiasan mencolok dan tidak membawa uang banyak dalam bepergian. Nasabah bank baik perorangan maupun perusahaan, minta pengawalan saat mengambil uang di bank. Pengamanan secara mandiri di permukiman juga perlu ditingkatkan dengan menggiatkan siskamling. Dengan begitu, potensi kejahatan bisa ditangkal sedini mungkin. **