Wednesday, 26 June 2019

THR, Cair, Cair, Cair!

Rabu, 29 Mei 2019 — 6:15 WIB
THR

CAIR, cair, cair! Begitulah kalimat yang masuk layar HP Bang Jalil. Melaui WA yang selalu saja dibanjiri informasi dari  para sahabat. Boleh juga senanglah karena yang disebut cair itu adalah THR, tunjangan hari raya alias uang tambahan gaji yang jumlahnya lumayan?

Istri Bang Halil juga tersenyum lebar, nggak pusing lagi. Pagi-pagi sudah siap-siap ke pasar. “ Kalau kesiangan nanti bisa kehabisan barang yang bagus, Pak,” kata sang istri.

Bang Jalil paham, dia pun memberikan  semua isi amplop THR pada sang istri.” Hati-hati, ya Bu, atur jangan membeli yang nggak perlu.”

Menjelang Magrib istri Bang Jalil baru pulang ke rumah. Wajahnya Nampak lelah, senyumnya tak seindah seperti pagi tadi. Maka ketika Bang Jalil bertanya, belanja apa saja, sang istri hanya menarik napas panjang.

“ Ibu nggak sanggup, Pak, mau belanja apa bingung.Ibu udah itung-itung kayaknya duitnya nggak nyampe!” ujar sang istri lirih.

Sang istri pun menyebut barang yang sudah dia incar sejak dari rumah, baju gamis , kerudung, sandal, asesoris, tas, dan alat-alat kosmetika. Baju koko, kain sarung, peci, dan sandal buat sang sumi. Maklum sudah pada butut semua, Lebaran harus diganti.

Tapi, itu semua nggak satu pun dibeli. Seharian itu, istri Bang Jalil hanya masuk mal sat ke mal yang lain, melihat harga-harga yang diskonnya gede-gedean. Tapi, dia nggak mau beli setelah dihitung-itung harganya masih terasa mahal. Kalau dibeli juga uang THR nggak cukup. Belum lagi harus belanja daging, dan kue-kue?  Wah, bisa gawat nih!

“ Jadi Ibu beli apa aja seharian?” Tanya Bang Jalil.

” Ini aja buat buka! “ kata sang istri membuka bungkusan yang isinya lontong, tahu isi, martabak, tempe goreng , kolak dan asinan.

Bang Jalil tersenyum dalam hati,” Ini yang penting, makanan buat buka. Dari pada beli baju semua, mau buka pakai apa?”    – (massoes)