Saturday, 24 August 2019

Arus Balik, Pemudik Bermotor Masih Padati Jalur Kalimalang

Senin, 10 Juni 2019 — 19:49 WIB
Pemudik sepeda motor yang memenuhi Jalan Raya Kalimalang. (ifand)

Pemudik sepeda motor yang memenuhi Jalan Raya Kalimalang. (ifand)

JAKARTA – Meski cuti bersama telah usai, namun pemudik yang pulang dari kampung halamannya terus memadati Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (10/6/2019). Pemudik yang menggunakan sepeda motor yang terus mendominasi kawasan tersebut.

Sepeda motor yang dimodifikasi dengan tambahan bambu di bagian belakang motornya untuk memuat tas, terus melintas. Bahkan, banyak juga pemudik yang menggantungkan kerupuk sebagai oleh-oleh untuk para tetangga.

Seperti yang dilakukan Praseno (39), pemudik asal Tegal yang berencana pulang ke Lenteng Agung. Ia mengaku baru balik ke Jakarta hari ini untuk menghindari macet.

“Kebetulan kerjanya masuk malam, makanya tadi habis subuh baru berangkat biar nggak kena macet,” katanya, Senin (10/6/2019).

Praseno menuturkan, ia juga sengaja mengulur waktu untuk pulang karena anaknya belum masuk sekolah. Sehingga ia tak perlu berebut di jalan raya dengan pemudik lain yang dinilainya telah pulang lebih awal.

“Ya alhamdulillah, tadi juga macetnya nggak terlalu parah. Apalagi tadi juga jalannya santai kok,” tuturnya.

Praseno menambahkan, ia memang sengaja memodifikasi sepeda motornya agar bisa menempatkan tas di bagian belakang. Sehingga saat di perjalanan tak terlalu ribet.

“Ini juga tadi di Karawang mampir beli kerupuk, buat nambahin oleh-oleh ke tetangga,” tambahnya.

Aiptu Cahyo, petugas polres Jakarta Timur mengatakan, pemudik yang baru meninggalkankan kampung halamannya hari ini lebih banyak didominasi pemudik sepeda motor. “Pemudik sepeda motor lebih banyak, puluhan lah jumlahnya, yang mobil juga masih ada yang lewat, tapi jumlahnya nggak banyak,” tuturnya.

Meski begitu, Cahyo menilai jumlah pemudik yang melintas di Kalimalang sudah menurun drastis dibanding Minggu (9/6/2019) malam yang jadi puncak arus balik pemudik. Ia menduga, pemudik yang melintas adalah wiraswasta yang tak memiliki aturan kapan harus beraktivitas.

“Biasanya yang baru balik hari ini itu pedagang, kalau kemarin PNS atau pekerja kantoran swasta,” ujarnya.

Perihal kondisi Kalimalang sepanjang musim mudik hari raya Idulfitri 1440 Hijriah tahun ini, dia menyebut arus lalu lintas terbilang lancar. Selain cenderung lancar, tak ada musibah kecelakaan lalu lintas yang sampai merenggut nyawa pemudik atau menyebabkan luka berat.

“Cuma beberapa hari lalu ada pemudik sepeda motor yang jatuh, tapi nggak luka parah. Jatuh pas jalan licin saat hujan,” tuturnya. (ifand/ys)