Monday, 22 July 2019

Menanti Kejutan Timnas Thailand di Piala Dunia Wanita 2019

Senin, 10 Juni 2019 — 17:41 WIB
Women's World Cup 2019. (reuters)

Women's World Cup 2019. (reuters)

PRANCIS – Timnas sepakbola wanita Thailand bakal melakoni debutnya di ajang Piala Dunia 2019 dengan menghadapi Amerika Serikat (AS) pada laga perdana fase Grup F di Stade Auguste-Delaune II, Reims, Rabu (12/6/2019) pukul 02:00 WIB.

Kegagalan pada edisi sebelumnya di Kanada bakal memotivasi anak-anak asuh Nuengruethai Sathongwien untuk membuat kejuatan di Prancis kali ini.

Timnas Thailand untuk Piala Dunia Wanita 2019 di Prancis kali ini, hampir sama dengan empat tahun lalu di Kanada. Selain keberadaan Nuengruethai di bangku pelatih, mereka juga masih diperkuat nama-nama seperti Duangnapa Sritala (bek), Sunisa Srangthaisong (bek), Rattikan Thongsombut (gelandang), Taneekarn Dangda (gelandang), Kanjana Sungngoen (penyerang), serta Orathai Srimanee (penyerang).

Bedanya, kali ini mereka akan mengandalkan Suchawadee Nildhamrong. Gelandang keturunan Thailand-AS ini dikenal memiliki kemampuan di atas rata-rata.

Pemain berusia 22 tahun itu memiliki kecepatan dan keterampilan untuk menciptakan peluang bagi rekan satu tim atau mencetak gol sendiri dan dapat bermitra dengan Kanjana di depan. Suchawadee yang juga dikenal sebagai Miranda Nildhamrong di AS bahkan begitu yakin timnya bisa membuat kejutan di laga perdana seperti yang mereka lakukan di Kanada pada 2015 lalu.

Meski tidak masuk dalam skuat Timnas Thailand saat itu, pasukan Nuengruethai mampu mengalahkan Pantai Gading 3-2 di laga perdana. Sayang, mereka harus tersingkir setelah kalah 0-4 dari Jerman dan Norwegia di dua laga berikutnya.

“Saya tidak khawatir karena kami hanya bisa meningkatkan dan pindah ke level lain dengan bermain melawan tim-tim kuat. Kami harus membuat kesan yang baik di laga perdana,” kata Suchawadee, seperti dikutip laman resmi FIFA.

Tergabung di ‘grup neraka’ bersama AS, Swedia, dan Chili memang sedikit menggetarkan Thailand di Piala Dunia kali ini. Namun manajer umum Timnas Thailand, Rumpha Ploy Varaveerakul menampik hal itu, meski kurangnya dukungan dari negeri sendiri.

“Ada banyak wanita yang bermain sepakbola di mana-mana di negara saya. Tapi sepakbola wanita belum sepopuler di negeri saya. Salah satu tantangan terberat adalah menarik sponsor,” jelasnya.

Pun, berkat tekad serta kerja keras dari para pemain, Timnas sepakbola Thailand mampu lolos ke putaran final Piala Dunia 2019. Thailand berhasil lolos ke Prancis 2019 berkat keberhasilannya menjadi salah satu dari empat tim terbaik pada Piala Asia 2018 di Yordania tahun lalu.

Pada laga lainnya di Grup F, Chili vs Swedia. Di Grup E, Selandia Baru vs Belanda. Sebelumnya di Grup C, Australia menyerah 1-2 dari Italia, Brasil gilas Jamaika 3-0, dan Inggris kalahkan Skotlandia 2-1 di Grup D. (junius/ys)