Wednesday, 19 June 2019

Pembuktian Eden Hazard

Senin, 10 Juni 2019 — 16:37 WIB
Eden Hazard saat duel dengan pemain Kazakhstan Georgi Zhukov (reuters)

Eden Hazard saat duel dengan pemain Kazakhstan Georgi Zhukov (reuters)

JAKARTA – Gagal mencetak gol pada penampilan yang ke-100 bersama Timnas Belgia akhir pekan kemarin, menjadi tantangan tersendiri bagi Eden Hazard untuk membuktikan kemampuannya.

Ambisi itu bakal diusung Hazard saat memperkuat Timnas Belgia saat menjamu Skotlandia dalam lanjutan fase Grup I Babak Kualifikasi Piala Eropa 2020 di Stadion Raja Baudouin, Rabu (12/6/2019) pukul 01:45 WIB.

Hazard yang baru saja memutuskan bergabung engan Real Madrid, tampil menjadi sorotan saat menggilas Kazakhstan 3-0 doi Stadion Raja Baudouin, akhir pekan kemarin. Sayang tidak satupun gol yang dikemas anak-anak asuh Roberto Martinez itu dari aksi Hazard.

Namun Martinez masih berharap Hazard mampu membuktikan kemampuan terbaiknya saat menghadapi Skotlandia, dinihari nanti. Apalagi kepindahan Hazard ke Madrid, diakui Martinez tidak menganggung performa tim sejauh ini,

“Ini akan menjadi pembuktian bagi Eden (Hazard). Saya harap dia akan tetap senang bermain dan akan terus memberikan kesenangan kepada para penggemar. Sangat menyenangkan jika itu tidak berubah dari waktu ke waktu. Dia masih menjadi slaah satu pemain yang kami butuhkan di tim ini dan saya pikir kepindahannya ke Madrid tidak mempengaruhi performa tim sejauh ini. Tapi kami masih ingin melihatnya mencetak gol,” tandas Martinez. seperti dikutip Sporting Pedia, jelang laga.

Dari tiga laga yang sudah dilakoni, Belgia memang belum menemukan kesulitan berarti dalam membidik kemenangan di ajang Kualifikasi Piala Eropa 2020. Sebelum menggilas Kazakhstan 3-0 akhir pekan kemarin, tim berjuluk Setan Merah itu sudah lebih dulu menekuk Siprus 2-0 dan Rusia 3-1.

Kali ini, mereka tentu berharap bisa melanjutkan tren kemenangan tersebut di kandang sendiri atas Skotlandia. Pun, Skotlandia jelas akan datang, tanpa perlawanan.

Sejak kalah 0-3 dari tuan rumah Kazakhstan, pasukan Steve Clarke itu terus menunjukkan kebangkitan. Hal itu dibuktikan dengan sukses mereka mengalahkan San Marino 2-0 dan Siprus 2-1 di dua laga terakhir.

Sebagai pelatih, Clarke tentu tidak ingin kebangkitan tersebut terhenti pada laga nanti. Apalagi perjalanan untuk lolos ke putaran final Piala Eropa tahun depan, masih sangat panjang. Oleh karena itu ia pun berharap tim asuhannya bisa membuat kejutan di depan publik Belgia.

Sayang, Skotlandia tidak punya modal yang meyakinkan. Dari empat pertemuan terakhir kedua tim, Skotlandia selalu menelan kekalahan, tanpa balas. Pada laga lainnya di Grup I, Kazakhstan vs San Marino dan Rusia vs Siprus. Di Grup C, Belarusia v Irlandia Utara, Jerman vs Estonia. Di Grup E, Azerbaijan vs Slovakia, Hungaria vs Wales. Di Grup H, Albania vs Moldova, Andorra vs Prancis, Islandia vs Turki. Di Grup J, Yunani vs Armenia, Italia vs Bosnia-Herzegovina, dan Liechtenstein vs Finlandia. (junius/yp)

Prakiraan susunan pemain

Belgia (3-4-3): Courtois; Alderweireld, Vermaelen, Vertonghen; Castagne, Tielemans, Witsel, De Bruyne; Mertens, Hazard, Lukaku.
Skotlandia (4-3-2-1): Marshall; O’Donnell, Mulgrew, McKenna, Robertson; McTominay, McLean; Armstrong, Fraser, Forrest; Burke.