Monday, 16 September 2019

95 Orang Dilaporkan Tewas

Desa di Mali Tengah Diserang Kelompok Bersenjata

Selasa, 11 Juni 2019 — 9:13 WIB
Seorang tentara Mali memeriksa rumah warga yang hancur diserang.(reuters)

Seorang tentara Mali memeriksa rumah warga yang hancur diserang.(reuters)

MALI – Setidaknya 95 orang tewas ketika sebuah desa etnis Dogon yang terletak di Mali tengah diserang kelompok bersenjata pada Minggu (9/6/2019) malam waktu setempat. Menurut Ali Dolo, wali kota, penyerangan dilakukan oleh orang-orang Fulani.

Dilansir CNN, kelompok bersenjata membakar desa dan melepaskan tembakan, lalu melarikan diri sekitar tengah malam.

Disebutkan, 95 mayat hangus telah dihitung merupakan penduduk desa setempat. Ini kali kedua orang-orang Fulani menyerang desa yang sama. Sebelumnya, mereka juga menyerang desa tetapi hanya mencuri ternak.

Dogon dan Fulani telah berselisih sejak lama mengenao akses ke tanah dan air. Berulang kali penyerangan terjadi, bahkan menelan korban jiwa wanita dan anak-anak.

PBB mencatat, pria-pria bersenjata pada Maret lalu melalukan serangan ke sebuah desa lain di Mali tengah dan menewaskan 134 orang.

Menurut PBB, komunitas etnis Fulani di wilayah itu sering menjadi sasaran dan dituduh memiliki hubungan dengan organisasi-organisasi jihad daerah. Demikian pula, pos-pos tentara Mali secara rutin diserang oleh separatis dan al Qaeda di Maghreb Islam, yang merupakan cabang kelompok teror Afrika Utara. (mb)