Tuesday, 20 August 2019

Laporan Mantan Pimpinan Tim Mawar Ditolak

Rabu, 12 Juni 2019 — 13:51 WIB
Mantan Pimpinan Tim Mawar Meyjen TNI (purn) Chairawan didampingi kuasa hukum Herdiansyah.(cw2)

Mantan Pimpinan Tim Mawar Meyjen TNI (purn) Chairawan didampingi kuasa hukum Herdiansyah.(cw2)

JAKARTA – Bareskrim Mabes Polri menolak laporan yang dibuat oleh Mantan Pimpinan Tim Mawar Meyjen TNI (purn) Chairawan. Alasannya, penyidik perlu mendapat hasil dari laporan Chairawan di Dewan Pers.

“Barusan kami dari dalam berdiskusi dan konsultasi, dan laporan kami belum diterima karena menunggu hasil dari dewan pers. Intinya laporan kami belum diterima sampai menunggu hasil dari rekomendasi dewan pers,” ujar Kuasa Hukum Chairawan, Herdiansyah, di Bareskrim Mabes Polri, Rabu (12/6/2019).

Sebelumnya, Chairawan telah melaporkan Majalah Tempo yang berjudul ‘Tim Mawar dan Rusuh Sarinah’ ke Dewan Pers, Selasa (11/6/2019) siang. Setelah membuat laporan di Dewan Pers, Chairawan pun membuat laporan di Bareskrim Mabes Polri hari ini.

Herdiansyah mengatakan, pihaknya pun akan menunggu hasil dari Dewan Pers.

(Baca : Mantan Pimpinan Tim Mawar Laporkan Majalah Tempo ke Mabes Polri)

Pada Selasa (18/6/2019) nanti, Dewan Pers akan mempertemukan antara Chairawan dan pihak Majalah Tempo untuk mengklarifikasi terkait laporan tersebut. Sementara menunggu hasil dari Dewan Pers, pihaknya akan terus berkonsultasi dengan pihak kepolisian.

“(Selain menunggu hasil dari Dewan Pers, ngapain?) Konsultasi lah dengan polisi. Karena beliau (Chairawan) merasa difitnah, nanti unsur pidananya apa, tapi nanti ke depan kita tunggu hasil Dewan Pers dulu,” serunya.

Ia menjelaskan kalau pihak yang akan dilaporkan oleh Chairawan dalam laporan ini hanya Majalah Tempo saja. Sebab untuk akun media sosial yang menyebarkan berita Majalah Tempo itu masih dalam pencarian.

“Engga. Kalau akun medsos sedang dicari ya,” imbuhnya.

Sementara itu, kuasa hukum Chairawan ini menegaskan, pihaknya akan melaporkan terkait penyebaran berita bohong. Sebab sang klien tidak terlibat dalam aksi ricuh yang pecah pada 21 – 22 Mei 2019.

“Ya penyebaran berita bohongnya. Judul berita aja udah bohong. Polisi aja belum ngumumin masa udah judul Tim Mawar dalang kerusuhan Sarinah,” pungkas Herdiansyah. (cw2/tri)