Wednesday, 26 June 2019

Perang Dagang AS-China, Jokowi Ajak Pengusaha Cari Peluang

Rabu, 12 Juni 2019 — 18:09 WIB
Jokowi menerima pengurus KADIN dan HIPMI, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/6) sore. (Humas)

Jokowi menerima pengurus KADIN dan HIPMI, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/6) sore. (Humas)

JAKARTA- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak pengusaha, utamanya yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) utidak melihat adanya masalah besar dari terjadinya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Tetapi justru melihat adanya peluang atau opportunity yang muncul dari perang dagang tersebut.

“Menurut saya ada peluang, ada opportunity yang bisa kita ambil dari ramainya perang dagang ini. Dan saya melihat bapak, ibu dan saudara-saudara semuanya berada pada garis yang paling depan dalam memanfaatkan peluang ini,” kata Jokowi saat menerima pengurus KADIN dan HIPMI di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/6) sore.

Presiden menunjuk contoh misalnya di AS yang sebelumnya dimasuki produk-produk dari China, dari Tiongkok bisa menjadi peluang-peluang kita juga bisa memperbesar kapasitas sehingga produk-produk kita bisa masuk ke sana.

Kepala Negara juga menunjuk misalnya produk tekstil, garmen yang dulunya diisi dari produk-produk dari dari sana, sekarang karena mereka baru ramai bisa kita isi.

“Dengan produk elektronik misalnya atau produk furniture yang saya tahu itu lebih dari 50% itu semuanya dari Tiongkok kenapa enggak diisi dari kita,” ucap Kepala Negara seraya menambahkan, peluang-peluang seperti ini yang secara detil harus kita lihat dan fimanfaatkan sebesar-besarnya untuk meningkatkan eksport kita.

Sebelumnya pada awal sambutannya Presiden Jokowi mengatakan, setelah pemilu selesai yang kini masih dilanjutkan dalam proses di Mahkamah Konstitusi (MK), maka pemerintah berharap
kita fokus lagi, konsentrasi lagi pada urusan-urusan ekonomi.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Ketua Umum KADIN Rosan P. Roeslani, Ketua Umum HIPMI Bahlil Lahadalia. (*/B)