Wednesday, 26 June 2019

Petik Pelajaran dari Yordania, Simon Pede Jajal Vanuatu

Rabu, 12 Juni 2019 — 17:45 WIB
Skuat Timnas Indonesia saat menghadapi Yordania. (ist/pssi)

Skuat Timnas Indonesia saat menghadapi Yordania. (ist/pssi)

JAKARTA – Kekalahan 1-4 yang ditelan Timnas ‘Garuda’ Indonesia dari Yordania, dijadikan pelajaran bagi pasukan Simon McMenemey jelang menghadapi Vanuatu dalam laga uji coba yang direncanakan bakal dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (15/6/2019) ini.

Simon bahkan yakin bisa memperbaiki kekurangan timnya sebelum bentrok Vanautu yang saat ini berada di peringkat 166 ranking FIFA.

“Kredit untuk Yordania. Tim kuat, punya teknik. Ini adalah tim yang sama yang kalahkan Australia. Alasan utama kami ke sini (melawan Yordania–red) adalah dapat lawan tim kuat dan kami dapat itu,” kata McMenemey dalam keterangan tertulisnya jelang menghadapi Vanuatu, seperti yang diterima Poskotanews, Rabu (12/6/2019).

“Tapi ya, pemain harus belajar. Ambil pertandingan ini sebagai pengalaman. Harapan kami bisa belajar. Masih ada pertandingan di Jakarta dan kami akan pulang dengan kepercayaan diri,” sambungnya.

McMenemey punya kesempatan untuk memperbaiki performa Andritany Ardhiyasa dan kolega setelah kebobolan empat gol saat melawan Yordania. Apalagi lawan yang mereka hadapi pada laga selanjutnya, adalah Vanuatu yang sejatinya berada satu level di bawah Timnas Indonesia dalam daftar ranking FIFA.

Timnas Indonesia yang kini menempati usutan ke-159 ranking FIFA, tentu tidak boleh lagi menelan kekalahan, terlebih dengan dukungan lebih di depan publik sendiri.

Hal pertama yang harus dilakukan McMenemey adalah meminimalisir kesalahan yang kerap dilakukan para pemain Timnas Indonesia di area pertahanan. Tercatat, tiga dari empat gol yang dilesakkan Yordania sebelumnya, lahir akibat kesalahan para pemain dalam mengantisipasi laju serangan lawan. Namun McMenemey menolak menyalahkan pemain.

“Saya tidak mau bicara kesalahan individu pemain. Saya lebih ingin error mereka dijadikan sebagai pembelajaran supaya lebih berkembang,” ungkapnya.

Bagi Indonesia, kemenangan atas Vanuatu akan sangat penting bagi usaha mereka untuk mempertahankan posisi dalam daftar ranking FIFA sebelum berlaga di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022. Dengan posisi Indonesia dalam daftar ranking FIFA saat ini, pasukan McMenemy masih berada dalam Pot 4, jelang undian babak Kualifikasi Piala Dunia 2020. Apalagi Singapura yang kalah 1-2 melawan Myanmar dalam laga uji coba, Selasa (11/6/2019) malam WIB, hanya berada satu strip di bawah Indonesia.

Itu artinya, Singapura setiap saat masih bisa menggusur posisi Indonesia yang juga mengancam keberadaan Andritany dan kolega untuk terlempar ke Pot 5, jelang undian babak kualifikasi Piala Dunia 2020. Jika itu terjadi, maka kemungkinan berada di ‘grup neraka’ bagi Indonesia jelang undian babak kualifikasi, bisa terjadi. Hal itu tentunya, akan membuat peluang Timnas Indonesia untuk melewati fase pertama di babak kualifikasi, semakin sulit. (junius/ys)