Sunday, 16 June 2019

Pemkot Tangsel Belum Maksimal Gunakan Dana Kelurahan

Kamis, 13 Juni 2019 — 0:10 WIB
Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie.  (anton)

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie. (anton)

TANGERANG – Penyerapan pengunaan anggaran kelurahan tahun 2019 di 54 kelurahan se Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten belum maksimal atau baru hanya sekitar 40 persen akibat pencairan baru turun Maret 2019 dan adanya surat edaran pembatasan pemakaian dana dari Mendagri.

“Ada sekitar 54 kelurahan yang tidak maksimal menyerap atau menggubakan anggaran kelurahan tahu. Tahun 2019 berkisar Rp 370 juta hingga Rp 380 juta/kelurahan karena ada beberapa kendala, ” kata Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, Rabu (12/6).

Dana dari APBN tersebut baru terserap sekitar 40 persen saja karena terkendala antara lain dan tersebut baru dapat dicairkan sekitar bulan Maret 2019 dan adanya surat edaran dari Mendagri kaitan peruntukan yang dibatasi dalam pemakaian anggarannya.

Pembatasan pemakaian anggaran sesuai surat edaran tersebut untuk kegiatan non fisik dan untuk pelatihan, meningkatkan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat, ujarnya termasuk pencairan yang baru ditransfer sekitar bulan Maret 2019 lalu jadi waktunya terlalu mepet atau sedikit untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

Yang jelas sekotar 60 persen dana anggaran fisik kelurahan belum digunakan dana Kelurahan di Tangsel itu, imbuhnya dari pada nanti ada masalah dalam penggunaan dana akibatnya terlambat dipergunakan hingga bulan ini.

Sedangkan untuk persyaratan pejabat kelurahan setingkat Kasie yang akan mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran tersebut sama sekali sudah tidak ada kendala.

“Kalau Kasie minimal satu PNS sudah terpenuhi. Jadi tidak masalah.Tidak semua harus (PNS). Bisa ditunjuk jadi pelaksana teknis kebijakan nantinya,” katanya. (anton)