Wednesday, 19 June 2019

Selundupkan Sabu Lewat Paket Mesin Dua WN Malaysia Ditangkap

Kamis, 13 Juni 2019 — 18:32 WIB
tersangka narkoba

JAKARTA – Polda Metro Jaya menyita 30 bungkus plastik teh cina berisi 31.794 kilogram sabu yang disimpan di . Dua warga negara Malaysia dan seorang WNI ditangkap karena diduga sebagai pemilik sabut.

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Jakarta Utara pada 28 Mei 2019.

“Petugas bea dan cukai curiga karena ada paket mesin yang berisi barang terlarang. Pengirimnya dari Penang, Malaysia dan penerimanya atas nama CV. Hitec Mac dan Parts Trading di Kota Tangerang,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (13/6/2019).

Begitu mendapat laporan tersebut, polisi lalu memeriksa mesin ice maker itu menggunakan x-rai r. Selanjutnya, polisi melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pengirim dan penerima paket tersebut.

Polisi mengintai DW ketika mendatangi kantor bea dan cukai untuk mengurus paket tersebut. Setelah dibuntuti, ternyata paket itu dibawa ke ruko di kawasan Kota Tangerang, Banten.

“Mesin itu dimasukkan ke ruko dengan diawasi oleh DW. Sementara, AT mengawasi dari seberang ruko. Kita pun langsung menangkap keduanya. Paket mesin itu pun dibuka dan benar berisi narkoba dalam 30 bungkus plastik teh cina,” jelas Argo.

Selanjutnya, polisi menangkap MJ yang hendak melarikan diri ke Singapura melalui Bandara Soekarno Hatta. “Tim mengejar MJ yang akan melarikan diri ke Singapura dan ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta,” tandasnya.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka tersebut disangkakan dengan Pasal 113 Subsider 114 Ayat 2 subsider pasal 112 Ayat 2 juncto 132 Ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan caman hukuman maksimal seumur hidup. (cw2/b)