Monday, 17 June 2019

Sudinsos Jakpus Kirim 537 PMKS ke Panti Sosial

Kamis, 13 Juni 2019 — 14:17 WIB
Petugas P3S Sudin Sosial Jakpus tengah melakukan penjangkauan PMKS. (ist)

Petugas P3S Sudin Sosial Jakpus tengah melakukan penjangkauan PMKS. (ist)

JAKARTA  – Pengawasan dan pengendalian sosial terhadap keberadaan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) terus digencarkan Sudin Sosial Jakarta Pusat (Jakpus). Tercatat sejak Januari hingga awal Juni 2019 sebanyak 537 PMKS berhasil dijangkau dan dikirim ke panti sosial.

Kasudin Sosial Jakpus, Prayitno mengatakan jajarannya terus mengencarkan pengawasan dan pengendalian terhadap PMKS di sejumlah titik rawan. Hal tersebut sebagai upaya untuk meminimalisir keberadaannya di wilayah Jakarta Pusat. Setiap hari petugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) melakukan pengawasan dan penjangkauan.

“Tercatat sejak Januari hingga awal Juni 2019 sebanyak 537 PMKS berhasil dijangkau dan dikirim ke panti sosial. Jumlah ini mengalami penurunan sekitar 15 persen dibanding tahun 2018 pada periode yang sama,” jelas Prayitno didampingi Kasi Rehabilitasi Sosial Sudin Sosial, Hendri, Kamis (13/6).

Penurunan, menurut Prayitno disebabkan kesadaran dari masyarakat yang ikut mendukung penanganan PMKS dengan tidak memberikan sedekah kepada pengemis, semakin intensifnya pengawasan dan penjangkauan yang dilakukan petugas dan juga berkat pembinaan sehingga  membuat mereka yang ingin mengemis di Jakarta sadar.

Sesuai data dari Sudin Sosial  dari jumlah 537 PMKS yang berhasil dijangkau, untuk Januari sebanyak 171 orang, Februari 91 orang, Maret 92 orang, April 49 orang dan Mei 134 orang. Dari jumlah tersebut paling banyak adalah gelandangan, disusul lain-lain, psychotik atau orang stress, pengemis, pengamen, anak terlantar, PSK dan pemulung. (tarta/mb)