Saturday, 21 September 2019

Yusril Tolak Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi Perbaiki Gugatan ke MK

Kamis, 13 Juni 2019 — 17:11 WIB
Ketua tim hukum Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra (ikbal)

Ketua tim hukum Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra (ikbal)

JAKARTA – Tim kuasa hukum pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin pada sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) menolak perbaikan permohonan gugatan yang diajukan tim hukum Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Ketua tim hukum Jokowi-Ma’ruf, Yusril Ihza Mahendra mengatakan dalam permohonan gugatan hasil Pilpres di MK tidak dapat diubah. Gugatan yang disidangkan merupakan permohonan gugatan yang pertama.

“Kami dengan keras menolak adanya perubahan itu sesuai dengan ketentuan-ketentuan UU dan hukum acara MK bahwa dalam hal sengketa Pilpres ini permohonan itu tidak boleh dilakukan perubahan sama sekali,” ujarnya di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2019).

Diketahui kuasa hukum Prabowo-Sandi mengajukan permohonan gugatan hasil Pilpres pada 24 Mei 2019. Kemudian pada 10 Juni 2019, permohonan gugatan mengalami perbaikan.

Yusril menilai perbaikan pada materi gugatan tersebut sehingga lebih mirip sebagai gugatan baru.

“Kita tahu belakangan terjadi perubahan penyempurnaan bahkan kami (nilai) sudah menyerupai suatu permohonan yang baru ya walaupun ini satu hal yang diperdebatkan,” tandasnya.

Terkait hal tersebut Yusril menyerahkan penilaian atas perubahan permohonan gugatan kepada hakim MK.

“Tapi itu nanti tergantung pada sikap, dari majelis hakim apakah yang diperiksa adalah permohonan tanggal 24 mei atau setelah dilakukan perubahan,” imbuhnya. (ikbal)