Thursday, 22 August 2019

Kantong Air Diduga Terkeruk Proyek Jalan Tol, Puluhan Sumur Warga Kering

Jumat, 14 Juni 2019 — 10:49 WIB
Salah satu kegiatan proyek pembangunan Jalan Tol Desari yang melintas di Kel. Grogol,  Limo.  (anton)

Salah satu kegiatan proyek pembangunan Jalan Tol Desari yang melintas di Kel. Grogol, Limo. (anton)

DEPOK – Puluhan warga RW 02, Kel. Grogol,  Limo yang selama ini bergantung dengan air tanah, mulai mererasakan sulit mendapat air bersih. Hal ini disebabkan banyaknya kantong air dan sumber air tanah yang tergerus proyek Jalan Tol Depok – Antasari (Desari).

“Warga yang sumurnya kering sudah melaporkan hal itu ke kantor kelurahan setempat untuk ditindak lanjuti ke pengelola proyek, ” ujar Andri,  warga RW 02, Kel. Grogol,  Limo,  Jumat (14/6/2019).

Sementara itu,  Lurah Grogol Danudi Amin dan Sekretaris Lurah Grogol,  Lukman Zaelani,  mengaku sudah menerima laporan dari warga. Setelah dilakukan pemeriksaan, ada 20 sumur milik warga yang debit airnya hilang. “Hal ini akan disampaikan ke pihak kontraktor proyek Jalan Tol Desari,” ujar Danudi.

Menurut Danudi, menyusutnya debit air di sumur warga,  diduga akibat kantong air seperti rawa,  empang dan sumber mata air yang selama ini banyak terdapat di kawasan Kel. Grogol terkeruk proyek Jalan Tol Desari.

“Insya Allah secepatnya keluhan warga berkaitan air sumur warga yang kering dilaporkan ke pihak kontraktor proyek Jalan Tol Desari untuk dicarikan solusinya,” katanya.  (anton/mb)