Saturday, 20 July 2019

Sakit Hati Alasan Maurizio Sarri Tinggalkan Chelsea

Sabtu, 15 Juni 2019 — 6:09 WIB
Maurizio Sarri  (reuters)

Maurizio Sarri (reuters)

INGGRIS– Maurizio Sarri dipastikan bakal jadi pelatih Juventus musim panas nanti. Dia tidak lagi mau menukangi Chelsea. Bahkan sudah ditentukan tanggal kapan dia diperkenalkan di Allianz Stadium.

Memang kehadiran pelatih berusia 60 tahun itu di Turin bakal menuai protes dari fans Napoli, namun itu tidak membuat Sarri ragu meninggalkan Chelsea.

Pasalnya Sarri mengaku sudah tidak betah di Stampford Bridge. Perlakukan pendukung Chelsea terhadap dirinya membuat Sarri sakit hati. Dia kerap dicemooh ketika The Blues tertinggal atau kalah.

Yang paling membekas di hati Sarri adalah caci maki pendukung Chelsea ketika berhadapan dengan Cardiff City.

Manajer asal Italia itu mendapat cacian dari pendukung Chelsea berupa kata-kata “f**k Sarri-ball” dan “We want Sarri out”. Perkataan itu terlontar saat The Blues tertinggal 0-1 dari Cardiff City, dalam laga pekan ke-32 Premier League, 31 Maret 2019.

Pada akhirnya, Chelsea berhasil membalikkan kedudukan dan membungkam Cardiff dengan skor 2-1. Meski begitu, cemoohan pendukung skuat London Biru bakal membekas dalam ingatan Sarri.

Sebetulnya pemilik Chelsea, Roman Abramovich, berharap Sarri tetap bertahan. Berbagai bujukan telah diberikan kepada mantan pelatih Napoli itu nyatanya tidak mempan.

Pasalnya Abramovich terkesan atas prestasi Sarri bersama Chelsea. Selama satu musim menangani Chelsea, Maurizio Sarri berhasil memenuhi target. Eks pelatih Napoli itu berhasil mempersembahkan trofi Liga Europa, dan menduduki peringkat ketiga klasemen akhir Premier League musim ini

Namun jika akhirnya Sarri memutuskan akan pergi, sepertinya Legenda Chelsea, Frank Lampard, menjadi satu di antara kandidat yang akan menukangi The Blues. (b)