Wednesday, 24 July 2019

Belum Dilantik, Nasib Dewan Kota Terkatung-katung

Rabu, 19 Juni 2019 — 12:09 WIB
Dewan Kota Jakarta Utara bersama Gubernur DKI, Anies Baswedan usai beraudiensi di Balaikota, Selasa (18/6).(guruh)

Dewan Kota Jakarta Utara bersama Gubernur DKI, Anies Baswedan usai beraudiensi di Balaikota, Selasa (18/6).(guruh)

JAKARTA –  Nasib Dewan Kota (Dekot) terkatung-katung. Pasalnya sejak dipilih pada Desember 2018, hingga kini lembaga yang keberadaannya diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) tersebut belum juga dilantik.

 Tak ayal kondisi tersebut membuat resah anggota lembaga tersebut. Keresahan tersebut disampaikan M. Sidik Dahlan dan 5 anggota Dekot Jakarta Utara kepada Gubernur DKI, Anies Baswedan di Balaikota, Selasa (18/6).

 Menurut Sidik kedatanganya untuk mempertanyakan status mereka. Pasalnya lantaran belum juga dilantik, ia dan ke lima rekannya tidak dapat bekerja karena tidak memiliki legalitas. Sehingga berbagai progarm pembangunan yang seharus sudah berjalan mandek.

 “Aspirasi masyarakat tidak tersampaikan. Program kegiatan strategis daerah mandek. Karena sesuai mekanisme usulan warga disampaikan melalui dewan kota,” ungkap Sidik.

 Iapun bersyukur dari pertemuan di Balaikota, Gubernur DKI, Anies Baswedan berjanji akan melantik Dekot usai sidang Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) selesai. “Pak Anies berjanji setelah situasi Jakarta kondusif dengan selesainya sidang di MK, Dekot akan dilantik,” ujarnya.

 Adapun Sidik menjabarkan bahwa bukan hanya Dekot Jakarta Utara saja yang belum dilantik. Namun hal yang sama juga menimpa Dekot di wilayah lainnya. Padahal seluruh proses administrasi telah dilalui. Mulai dari surat hasil tim seleksi yang telah diserahkan ke walikota ke gubernur. Hingga surat gubernur meminta persetujuan DPRD DKI telah disampaikan. dan sudah ditanda tangani Komisi A DPRD DKI.

 “Semua proses tersebut telah selesai pada Desember 2018 dan seharunya kami dilantik pada Januari 2019 untuk masa bakti 5 tahun. Tapi kenyataannya hingga kini kami belum juga dilantik,” imbuhnya.

 Sekedar diketahui Dewan Kota terditi dari tokoh masyarakat yang mewakili setiap kecamatan. Dewan kota memiliki tugas mengakomodir aspirasi warga kepada Pemprov DKI. Termasuk memberikan gagasan dan inovasi terhadap rencana program pembangunan.(guruh/tri)