Saturday, 20 July 2019

PBVSI Persiapkan Pembentukan Timnas Voli Indoor untuk Sea Games 2019

Rabu, 19 Juni 2019 — 9:29 WIB
Tim Volly Putra saat berlaga di Asian Games 2018.(ist)

Tim Volly Putra saat berlaga di Asian Games 2018.(ist)

JAKARTA –  Setelah voli pantai, PP PBVSI mulai mempersiapkan pembentukan Timnas voli indoor proyeksi SEA Games 2019.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PP PBVSI Loudry Maspaitella bahkan mengatakan bahwa program pemusatan latihan nasional (pelatnas) voli indoor di Padepokan Voli  Jenderal Polisi Kunarto Sentul, Bogor, Jawa Barat, sudah mengalami perkembangan signifikan.

“Tim putra maupun putri yang akan berlatih di Padepokan Voli, Sentul, Bogor, sudah terbentuk. Tapi kami memang belum mengumumkan skuad. PBVSI sebenarnya hanya tinggal melakukan pemanggilan terhadap atlet yang bersangkutan, karena 18 pemain untuk masing-masing kategori, sudah kita kantongi, “ kata Loudry. “Tapi kami juga belum menghubungi para pemain yang akan dipanggil masuk pelatnas. Namun, saya yakin mereka-mereka sudah tahu sebab susunan skuat Timnas biasanya cepat bocor ke pemain.”

Ia juga menambahkan bawah pelatnas voli indoor baru akan digelar pada awal bulan Juli mendatang. Itu artinya, PBVSI kemungkinan baru bisa merilis nama-nama pemain yang diproyeksikan ke SEA Games 2019 pada akhir Juni mendatang.

Loudry juga berharap nantinya pemain-pemain yang dipanggil bisa langsung bergabung ke Padepokan, mengingat waktu yang cukup mepet. “Kalau dihitung dari bulan Juli, kemungkinan persiapan kita hanya empat sampai lima bulan saja,” lanjut mantan tosser Timnas voli putra tersebut.

Terkait soal pelatih, ia juga menjelaskan sudah mengantongi tiga nama yang masih dalam tahap proses untuk menukangi Timnas voli putri. Ketiganya adalah Risco Herlambang, Teddy Hidayat, dan Octavian. Sedangkan untuk Timnas putra, ia menambahkan kemungkinan PBVSI akan menggunakan pelatih asing.

“Tapi semunya masih dalam proses karena Binpres harus lebih dulu mengajukan kepada Ketua Umum PBVSI (Imam Sudjarwo red).  Selain itu, pemilihan pelatih asing harus melibatkan federasi voli negara yang bersangkutan dan PBVSI perlu mengirim surat kepada mereka,” jelasnya.

Terkait pelatih asing, pihaknya juga tentu memiliki syarat, mulai dari lisensi hingga pengalaman yang dimiliki pelatih tersebut. “Tujuannya tentu mendapatkan rekomendasi dan mengetahui lisensi apa yang dikantongi pelatih yang akan kami trekrut. Terus bagimana pengalamannya. Namun kami yakin dalam waktu dekat, pelatih asing ini sudah didapat,” beber pria kelahiran 17 September 1069 tersebut.

Sebelumnya, PBVSI sudah mengumumkan delapan pemain untuk memperkuat Timnas voli pantai (empat putra dan putri). Tim putra dihuni Ade Chandra Rachmawan (DIY), M. Ashfiya (Jatim), Gilang Ramadhan (DIY),  Danangsyah Yudistira Pribadi (NTB) di bawah asuhan Koko Prasetyo Darkuncoro. Sementara tim putri dihuni Dhita Juliana (NTB), Putu Dini Jasita Utami (NTB),  Desi Ratnasari (NTB), Yokebed Purari Eka (DIY) di bawah asuhan Agus Salim. Mereka adalah para pemain yang sebelumnya berlaga pada Asian Games 2018 lalu. (junius/tri)