Tuesday, 23 July 2019

Dua Pencuri Motor Lempar Polisi Pakai Balok

Kamis, 20 Juni 2019 — 1:04 WIB
ilustrasi

ilustrasi

BEKASI – Duet bandit spesialis pencurian kendaraan bermotor (curnamor) ini bernyali besar. Keduanya melawan polisi saat mau disergap dengan melemparkan balok kayu dari persembunyian di plafon kontrakannya di Kampung Jati, Desa Sukasejati, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

Brukk! Belum sempat dilemparkan, kedua bandit keburu terjatuh. Sambil merintih kesakitan tersangka Amsor alias Acong, 34, warga Cabang Bungin, Cibarusah, Kabupaten Bekasi dan Siman, 39, warga Pakis Jaya, Kabupaten Karawang, diciduk anggota resese Polsek Cibarusah.

“Pak, ampun. Jangan tembak saya,” rengek keduanya saat digertak mau ditembak satu resese.

Anggota Unit Reskrim ini kesal dengan ulah keduanya yang nyaris melukai mereka. “Beruntung plafon yang diinjak jebol sehingga kedua penjahat itu gagal melemparkan balok kayu ke anggota saya,” kata Kapolres Kabupaten Bekasi, Kombes Chandra Sukma Rukmana, Rabu (19/6).

Kedua bandit sambil kedua tangannya diletakkan ke kepala disuruh berjalan jongkok meunju ke mobil polisi. Kemudian digelandang ke Mapolsek Cibarusah.

Sebelumnya, polisi menerima laporan pencurian motor. Pada Rabu (12/6) lalu Nono Tarasono, 34, melapor ke Poslek Cibarusah, motornya yang di parkir digarasi rumahnya di Perumahan Mega Regency, Serang Baru, Kabupaten Bekasi, raib dicuri maling.

Dari olah TKP dan keterangan saksi, Kapolsek AKP Sukarman memimpin penyelidikan. “Dari penyelidikan itu diketahui identitas kedua maling itu,” kata kapolres.

Setelah beraksi di rumah Nono, keduanya juga menggasak motor milik Wawan, yang diparkir di minimarket di wilayah Setu, Kabupaten Bekasi.

DATA BANK

“Keduanya membawa kabur motor Honda Vario sepekan setelah Lebaran,” tambah kapolres.

Melalui data bank pelaku kejahatan curanmor di Satreskrim Polres Kabupaten Bekasi, akhirnya diketahui salah satu bandit ini residivis yang pernah mendekam di Lapas Cikarang.

Kapolsek AKP Sukarman bersama anggota reserse meluncur ke rumah salah satu terduga Acong, di Kampung Cabang Bungin, Cibarusah.

Namun keluarganya mengaku Acong tinggal di rumah kontrakan di Kampung Jati, Cikarang Selatan. Polisi mendatangi konrakan tersebut.

Mengetahui kedatangan polisi, kedua bandit berusaha kabur dengan sembunyi di atas palfon kontrakan. “Saat kami gerebek, keduanya tak berada di kontrakan, tapi kami temukan motor hasi curiannya,” sambung kapolres.

Saat polisi memeriksa seisi kontrakan, mendadak dua maling yang dicari terjatuh dari plafon. Kedubrak! Kedua maling ini jatuh bersama dua balok kayu. Keduanya mengerang kesakitan sambil minta ampun, mereka menyerah.

“Duet penjahat ini mengaku hendak melemparkan balok ke arah anggota saya. Tapi injakan plafon jebol hingga keduanya terperosok ke lantai,” tandas kapolres.

Akhinya kedua bandit ini diseret ke mapolsek bersama sebuah motor hasil curiannya. (lina/iw/st)