Monday, 19 August 2019

Ini Empat Saksi yang Dihadirkan Kubu Jokowi-Ma’ruf di Sidang MK

Jumat, 21 Juni 2019 — 9:21 WIB
Luhut Pangaribuan, anggota tim hukum Jokowi-Ma'ruf. (Yendhi)

Luhut Pangaribuan, anggota tim hukum Jokowi-Ma'ruf. (Yendhi)

JAKARTA – Tim hukum pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin akan menghadirkan empat saksi dalam  sidang ke empat gugatan hasil Pilpres di Gedung Mahlamah Komstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat (21/6/2019).

Anggota tim hukum Jokowi-Ma’ruf, Luhut Pangaribuan, mengatakan empat saksi terdiri dari dua saksi fakta dan dua saksi ahli.

“Rencananya saksi empat orang. Dan ada 2 ahli dan ahli ini terutama kita mau melihat tentang TSM sebagaimana dituduhkan dalam surat permohonan. Jadi ada dua ahli dari dua aspek yang berbeda ya yang akan kita kihat,” katanya sebelum sidang.

Luhut menjelaskan keterangan saksi  akan membantah narasi kecurangan Pemilu terstruktur, sistematis dan massif (TSM) yang dituduhkan pemohon. Dia mencontohkan kesaksian saksi yang dihadirkan pemohon, Hairul Anas yang mengaku mengikuti pelatihan trainer saksi.

(Baca : Tim Hukum Jokowi-Ma’ruf Sesumbar Saksinya akan Luluhlantakkan Dalil Pemohon)

“Kecurangan itu seolah olah udah ada dari pikiran termohon, kan ada satu slide kan walaupun saksi sudah bilang ketika ditanya mahkamah apakah itu dilaksanakan, ‘enggak pak’. Cuma memang dalam demokrasi kemungkinan ada kecurangan itu pasti besar potensinya, sekalipun belum tentu terjadi karena ada sistem hukum ada bawaslu Gamkundu, PTUN,” jelas dia.

Berikut nama saksi yang didaftarkan tim hukum Jokowi-Ma’ruf ke Panitera MK;

Saksi fakta

  1. Candra Irawan (Saksi paslon 01)
  2. Anas Nashikin

 

Saksi Ahli

  1. Prof. Edward Omar Syarief Hiariej, Guru besar Fakultas Hukum UGM.
  1. Dr.  Heru Widodo, Dosen Ilmu Hukum UIA. (ikbal/tri)