Monday, 22 July 2019

Polisi Akui Penahanan Eggi Sudjana Ditangguhkan

Senin, 24 Juni 2019 — 20:03 WIB
Tersangka dugaan makar Eggi Sudjana keluar dari Rutan Polda Metro Jaya pasca permohonan penangguhan penahanannya dikabulkan penyidik. (cw2)

Tersangka dugaan makar Eggi Sudjana keluar dari Rutan Polda Metro Jaya pasca permohonan penangguhan penahanannya dikabulkan penyidik. (cw2)

JAKARTA – Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan kalau penyidik telah mengabulkan surat permohonan penangguhan tersangka dugaan makar Eggi Sudjana.

“Hari ini Senin 24 Juni pengajuan penangguhan penahanan oleh penjamin Pak Dasco itu dikabulkan oleh penyidik,” ujar Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (24/6/2019).

Penjamin surat permohonan penangguhan Eggi tidak hanya dari Anggota Komisi III DPR Sufmi Dasco saja, tetapi juga dari pihak keluarga politkus Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Argo menjelaskan, begitu surat permohonan penangguhan diterima, penyidik lalu mengevaluasi surat tersebut. Setelah dievaluasi dan dianggap dapat memenuhi syarat untuk dikabulkan, Eggi pun dapat menghirup udara bebas malam ini.

“Jadi untuk malam ini tersangka Eggi Sudjana bisa kembali ke rumah. Nanti akan diantar pengacaranya,” seru Argo.

Sebelumnya, Eggi Sudjana nampak keluar dari gedung Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Metro Jaya dengan masih mengenakan pakaian orange, sekitar pukul 19.15 WIB. Sejumlah polisi tampak mendampingi Eggi, begitu pun dengan kuasa hukum dari tim advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) ini. Ia pun terlihat sumringah dan mengangkat kedua tangannya. Ditanya perihal kondisinya, Eggi mengaku sehat.

“Alhamdulillah (sehat),” kata Eggi seraya tersenyum sambil terus berjalan mengarah ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Eggi ditahan sejak 14 Mei 2019 sampai 20 hari. Itu artinya masa penahan Eggi sudah habis pada 2 Juni 2019 lalu. Namun polisi ternyata memperpanjang masa penahanan terhadap tim advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) tersebut terhitung sejak 3 Juni 2019 hingga 40 kedepan. Padahal sebelum itu, dua politikus telah menjamin permohonan penangguhan penahanan terhadap Eggi Sudjana.

Berkas perkara Eggi sendiri telah dilimpahkan oleh Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta pada 10 Juni 2019.

Terkait kasus tersebut, Eggi disangkakan Pasal 107 KUHP dan atau 110 KUHP Jo Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana. (Firda/b)