Monday, 22 July 2019

Pria Ini Memilih Bunuh Diri Pada Hari Pertunangan

Senin, 24 Juni 2019 — 4:53 WIB
ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA– Pemuda 23 tahun mengakhiri hidup tepat di hari pertunangannya, Minggu (23/6). Dia ditemukan tergantung di kamar lantai II rumahnya di Bandengan Utara, Tambora, Jakarta Barat. Sebelumnya adik pacarnya datang ke rumahnya lantaran korban sudah ditunggu calon mertuanya melakasnakan pertunangan.

Tubuh kaku DI, tergantung dengan leher terlilit tali tambang. Jasad pemuda yang rencananya akan tunangan dengan Ir, 21, kekaksinya, ditemukan kakaknya setelah kamarnya didobrak.

“Kakaknya terpaksa mendobrak pintu lantaran diketuk-ketuk, kamar tak dibuka,” kata Ny. Siti, ibu tiri korban.

Sebelumnya ada seorang pria mengaku adik pacarnya datang ke rumah. “Adik kekasihnya itu menanyakan DI, karena sudah ditunggu orangtuanya di rumah mereka di kampung halamannya di Banten melaksanakan pertunangan dengan kakaknya,” tambah Ny. Siti.

Lantaran tak kunjung datang, adik pacarnya itu mendatangi rumah pacar kakaknya itu.

“Sekitar pukul 09.00, adik pacarnya itu datang. Karena DI masih tidur, saya suruh kakaknya membangunkan. Biasanya hari libur, DI bangunnya siang,” ujar ibu rumah tangga ini.

Setelah diketuk berulangkali, tak ada jawaban. Kakaknya dibantu bapaknya lalu mendobrak kamar pemuda ini. Setelah pintu terbuka, mereka kaget mendapati DI sudah tergantung.

Keluarganya kemudian melaporkan peristiwa tragis ini ke Polsek Tambora. Kapolsek Kompol Iverson Manosoh mengatakan, korban diduga kuat bunuh diri, sebab tak ditemukan bekas kekerasan di tubuhnya.

“Saat ditemukan tergantung mulutnya menjulur keluar dan dari duburnya keluar kotoran,” katanya. Memastikan penyebab kematiannya, jasad DI dibawa ke RSCM untuk diotopsi.

TUNANGAN

Minggu sore usai diotopsi, jasad pria lajang dimakamkan di TPU Tegal Alur, Kalidrese, Jakarta Barat. Sejumlah kerabat, tetangga, dan teman DI ikut mengantarkan ke tempat peristirahatan terakhir almarhum.

“Sudah tersiar kabar, Minggu (23/5), DI akan melangsungkan pertunangan dengan Ir, kekasihnya yang juga tetangga almarhum,” kata salah satu teman almarhum

Pertunangan itu akan dilangsungkan di kampung halaman kekasihnya di Banten. Meski disebutkan akan bertunangan, orang tua DI mengaku tidak tahu sama sekali. “Kami baru tahu, saat adik pacarnya itu datang dan memberitahu DI mau tunangan,” ujar Ny. Siti.

Sebelum ditemukan gantung diri, Ny, Siti menyebut DI tidak menunjukkan gelagat aneh dan tak pernah menyinggung soal rencana pertunangannya.

Ny. Siti mengakui, putra tirinya dikenal sosok pendiam dan tertutup terutama seputar kehidupan pribadinya. “Tak ada yang aneh. Kata abangnya, usai Salat Subuh dia masih sempat makan mie lalu balik ke kamarnya,” paparnya. (*/iw/st)