Saturday, 20 July 2019

Buka peluang Bagi Peserta PPDB tahun 2019

Ribuan Siswa SD dan SMP Ajukan Surat Permohonan Pindah Wilayah Sekolah

Senin, 24 Juni 2019 — 15:16 WIB
Wakil Wali kota didampingi Kadindikbud Tangsel Taryono saat memantau kegiatan PPDB di SMP N 4 Pamulang.  (anton)

Wakil Wali kota didampingi Kadindikbud Tangsel Taryono saat memantau kegiatan PPDB di SMP N 4 Pamulang. (anton)

DEPOK – Sedikitnya 10 ribu orang siswa lulusan sekolah dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) maupun SMP asal Kota Depok dan Tangerang Selatan (Tangsel) yang mendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019 mengajukan permohonan pindah wilayah sekolah.

“Ada sekitar 5.000 siswa lulusan SD dan SMP di Kota Depok yang minta rekomendasi pindah ke wilayah di luar Depok seperti DKI Jakarta,  Bogor,  Bekasi, Tangerang dan Tangsel termasuk melanjutkan ke pondok pesantren,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik)  Kota Depok M. Thamrin,  Senin (24/6/2019).

Kepindahan ini dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari sedikitnya junlah gedung SMP dan SMA Negeri di Depok juga karena mengikuti kepindahan orang tua.

Di Kota Depok, jumlah siswa SD Negeri dan Swasta yang lulus mencapai 32 ribu orang. Sedangkan jumlah SMP Negeri dan swasta sebanyak 221 sekolah, serta  73 sekolah MTS negeri dan swasta.

Peluang Diterima

Hal yang sama juga terjadi di Kota Tangsel. Dari jumlah lulusan SD yang mencapai 23 ribu orang siswa sekitar 5000 orang lulusan SD telah mengajukan surat rekomendasi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel untuk pindah ke luar Kota Tangsel.

“Ya ada 5000 orang yang minta rekomendasi pindah ke luar Kota Tangsel seperti DKI Jakarta,  Depok,  Bogor,  Kab. Tangerang dan Bekasi, ” ujar Kepala Dindikbud Tangsel,  Taryono.

Banyaknya permintaan kepindahan, membuat peluang bagi 12 ribu siswa yang mendaftar PPDB tahun 2019  di 22 unit SMP Negeri di Tangsel yang memperebutlan sekitar 7000 kursi makin terbuka lebar. “Dipastikan peluang pendaftar tingkat SMP di Tangser bertambah adanya kepindahan ribuan siswa tersebut,” ujarnya. (anton/mb)