Monday, 22 July 2019

Anggaran Pembangunan LRT Diaudit

Kamis, 27 Juni 2019 — 0:35 WIB
PT LRT Jakarta melakukan uji coba secara gratis bagi warga yang tertarik menjajal LRT. (dok.rihadin)

PT LRT Jakarta melakukan uji coba secara gratis bagi warga yang tertarik menjajal LRT. (dok.rihadin)

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, bakal mengaudit anggaran pembangunan Lintas Rel Terpadu (LRT) jalur Velodrome-Kelapa Gading. Sebelum angkutan tersebut diresmikan beroperasi.

Orang nomor satu di ibukota itu pun meminta warga ibukota untuk bersabar. “Saat ini tengah dilakukan audit terhadap dana pembangunannya, ” kata Anies, Rabu (26/6).

Seperti diketahui, anggaran untuk pembangunan LRT mencapai Rp5,8 triliun untuk pembangunan 5,2 kilometer. Artinya, tiap kilometer memakan biaya Rp1, 1 triliun.

Menurut Anies, setelah audit tuntas maka pihaknya akan meresmikannya. “Yah sekarang sedang diproses audit,” katanya.

Sekedar diketahui LRT baru saja selesai melakukan uji coba publik kedua. Dari ujiciba itu belum ada hasil evaluasi. Dari data, rata- rata penumpang perhari mencapai 44,5 ribu penumpang.

Audit dana pembangunan LRT dilakukan atas desakan dewan. Sebab, anggaran pembangunannya dinilai terlalu besar. Selain itu, jalur tersebut bukan jalur padat penumpang.

Sebelumnya Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M. Taufik yang mendorong segera melaporkan proyek LRT ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Taufik mengatakan bahwa pembangunan LRT untuk jalur Velodrome-Kelapa Gading merupakan proyek gagal waktu, gagal fungsi, dan gagal efisiensi dana pembangunannya.

“Proyek LRT Kelapa Gading-Velodrome menurut saya proyek gagal, pertama gagal waktu (penyelesaiannya) dulu ramainya karena untuk mengangkut atlet dan penonton Asian Games,” kata Taufik.

Menurutnya pembangunan LRT tersebut sama sekali tidak mengurangi kemacetan dan tidak efisiensi anggaran.(john/ruh)