Monday, 16 September 2019

Enam Bulan, 170 Kasus Kebakaran Terjadi di Jakarta Timur

Minggu, 30 Juni 2019 — 20:20 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA – Sejak Januari hingga Juni tahun 2019 ini, kasus sebanyak 170 peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Jakarta Timur. Beruntung, dari banyaknya kasus, tak ada satupun warga yang menjadi korban jiwa dalam setiap kejadian.

Kasi Pengendalian Kebakaran dan Penyelamatan Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan, hampir setengah tahun ini, pihaknya mencatat terjadi 170 peristiwa kebakaran di 10 kecamatan di Jakarta Timur. “Dari semua peristiwa itu, kami mengerahkan 530 unit mobil pemadam,” katanya, Minggu (30/6).

Gatot mengatakan, dari seluruh kejadian itu, bila dirinci berbagai penyebab kebakaran terjadi. Seperti kebakaran yang disebabkan dari hubungan arus pendek listrik sebanyak 113 kasus, akibat kompor 20 kasus, rokok satu kasus dan lain-lain 36 kasus. “Dari semua kejadian, alhamdulilah tidak ada korban jiwa akibat peristiwa kebakaran tersebut,” ujarnya.

Gatot menjelaskan, untuk obyek yang terbakar di antaranya, bangunan rumah tinggal sebanyak 52 unit, bangunan umum 20 unit, kendaraan 14 unit. Kemudian lapak tiga unit, sampah lima lokasi dan sebagainya. “Untuk total kerugian dari 170 peristiwa kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp18,7 miliar,” terangnya.

Atas semua kasus yang terjadi, Gatot menghimbau agar masyarakat lebih waspada dan teliti. Mulai dari mengawasi berbagai macam colokan listrik, mewaspadai kompor yang menyala, dan tidak sembarangan membakar sampah.

“Kami mengimbau pada seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaannya agar peristiwa kebakaran dapat ditekan semaksimal mungkin,” tandasnya. (Ifand/win)