Thursday, 19 September 2019

PPATK Diminta Awasi Proses Pemilihan Wagub DKI Jakarta

Rabu, 3 Juli 2019 — 2:12 WIB
dprd dki jakarta

JAKARTA – Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) diminta turut mengawasi proses pemilihan wagub DKI Jakarta. Hal tersebut untuk mencegah praktik politik uang dalam prosesnya.

“Saatnya PPATK turut mengawasi jika ada aliran dana mencurigakan dalam proses pemilihanw agub ini, “kata Laode Jumaidin, Ketua Forum Warga Peduli Jakarta, Selasa (2/7/2019).

Namun, Jumaidin yakin tidak hanya PPATK, tapi KPK dipastikan turut memantau proses tersebut. “Ini hanya untuk memgingatkan saja agar jangan sampai luput dari pantauan, “katanya.

Menurut Jumaidin, masalah tersebut sempat mencuat saat penentuan tata tertib. Saat ini, penyusunan tata tertib sudah final. Panitia khusus DPRD segera dibubarkan untuk selanjutnya dibentuk panitia pemilihan.

Prasetio Edi Marsudi, Ketua DPRD DKI Jakarta mengatakan pihaknya terbuka terhadap pihak manapun dalam proses pemilihan wagub. “Kita siap diawasi. Dewan juga ingin masalah ini trsnsparan dan masyarakat juga bisa mengawasinya. Kita terbuka kok,” katanya seraya menjamin anggotanya tidak akan berani menerima bentuk apapun dari calon.

Kursi wagub DKI masih kosong sejak ditinggalkan Sandiaga Uno pada 10 Agustus 2018. Partai Gerindra dan PKS telah mengajukan dua nama cawagub, yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu, ke DPRD DKI.

DPRD DKI telah membentuk pansus untuk menggelar pemilihan wagub melalui rapat paripurna. Pansus itu kini tengah menyempurnakan tata tertib pemilihan wagub. Direncanakan pemilihan wagub dilakukan pada 22 Juli mendatang. (john/yp)