Friday, 20 September 2019

Selain Fairuz, Polisi Juga Periksa Tiga Saksi Lain

Rabu, 3 Juli 2019 — 14:47 WIB
Fairuz A Rafiq di polda metro jaya-firda

JAKARTA – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, sebanyak 25 pertanyaan akan ditanyakan penyidik ke Fairuz A Rafiq.

Namun ia mengaku, pertanyaan tersebut bisa saja berkembang seiring proses klarifikasi. Ia menyebut, salah satu pertanyaan yang akan dipertanyakan yakni hubungan Fairuz dengan terlapor, Galih Ginanjar.

“Penyidik tadi ada sekitar 25 pertanyaan yang akan kita tanyakan dan nanti bisa berkembang. Misalnya penyidik akan menanyakan surat cerai gitu misalnya kan, pernah melakukan kegiatan pernikahan, dan sebagainya. Kemudian juga omongan-omongan yang ada di YouTube itu yang nanti akan kita tanyakan,” ujar Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (3/7/2019).

Ia menjelaskan, agenda klarifikasi ini bertujuan untuk mengetahui kronologi dari peristiwa yang dilaporkan oleh Fairuz tersebut. Dalam agenda hari ini, kata Argo, bukan hanya Fairuz saja yang diperiksa, tetapi ada tiga saksi yang turut diperiksa. Tetapi ia tidak menyebutkan identitas ketiga saksi tersebut.

“Kemudian setelah pelapor sudah dimintai klarifikasi, nanti juga ahli kita mintai keterangan. Ahli akan kita tanyakan berkaitan dengan youtube tersebut seperti apa,” sambungnya.

(BACA: Didampingi Suami, Fairuz A Rafiq Penuhi Panggilan Penyidik)

Setelah agenda klarifikasi, penyidik akan melakukan gelar perkara untuk menentukan apakah kasus dugaan pencemaran nama baik melalui sosial media yang dilaporkan Fairuz mengandung unsur pidana atau tidak.

“Dan kemudian siapa saja yang jadi terlapor, jadi tersangka, nanti sudah dalam penyidikan. (Sedangkan sekarang masih penyelidikan),” kata Argo.

Diketahui, Fairuz A. Rafiq kini tengah memenuhi panggilan penyidik terkait agenda klarifikasi atas laporan yang dibuatnya pada Senin (1/7/2019). Pada laporan tersebut, Fairuz bersama tim kuasa hukumnya melaporkan mantan suaminya, Galih Ginanjar, serta pemilik akun youtube Rey Utami dan Pablo Benua. Fairuz melaporkan ketiganya atas dugaan pencemaran nama baik melalui sosial media.

Laporan tersebut pun telah teregister dengan nomor laporan polisi LP/3914/VII/2019/PMJ/Dit.Reskrimus. Pasal yang dilaporkan Pasal 27 ayat (1) junto Pasal 45 ayat (1) atau Pasal 27 ayat (3) junto Pasal 45 ayat (1) UU RI nomer 11 tahun 2008 tentang ITE. (firda/mb)