Thursday, 19 September 2019

Pemilihan Wagub DKI Memasuki Babak Baru

Kamis, 4 Juli 2019 — 16:13 WIB
Wakil Ketua Panitia Khusus Pemilihan Wagub DKI Jakarta Bestari Barus

Wakil Ketua Panitia Khusus Pemilihan Wagub DKI Jakarta Bestari Barus

JAKARTA – Pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta memasuki babak baru, DPRD DKI Jakarta akan menggelar Rapat Paripurna bersama panitia pemilih untuk mengesahkan tata tertib (tatib). Kemudian pemilihan kandidat akan dilaksanakan akhir Juli 2019.

Wakil Ketua Pansus Cawagub DKI, Bestari Barus, mengatakan berdasarkan hasil rapat dengan pihak Kementerian Dalam Negeri diputuskan bahwa Rapat Paripurna penyelesian tatib akan dilaksanakan pada Rabu (10/7/2019).

“Sudah clear semua. Hari Senin (8/7/2019) nanti tinggal difinalisasi rencananya Rabu Paripurna laporan pada DPRD penyelesaian tatib, sudah. Tidak ada masalah lagi,” kata Bestari dihubungi wartawan, Kamis (4/7/2019).

Sementara Selasa (9/7/2019) Bestari berharap akan ada Badan Musyawarah (Bamus) yang akan menjadwalkan rencana Rapat Paripurna. Dalam Rapat Paripurna harus dihadiri mininal setengah dari total 106 anggota dewan sedangkan calon terpilih harus mendapat suara 50 persen plus 1.

“Di dalam tatib itu sdah ada (aturan pemilihan). Tapi tidak menutup kemungkinan untuk 3/4 kemudian ini, 2/3 hanya saja, Kemendagri juga merekomendasikan ini kan supaya cepat yauda stengah (50 persen) plus 1. Ya pokoknya suara terbanyak aja,” ucap Bestari.

Setelah Rapat Paripurna pengesahan tatib selanjutnya akan mengagendakan Rapat Paripurna berikutnya untuk melakukan pemilihan dari nama yang diajukan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Rencananya pemilihan akan dilaksanakan akhir Juli 2019. “Akhir Juli (pemilihan). Antara 22 Juli atau 26 Juli,” kata Bestari.

Politisi Partai Nasdem ini menambahkan, menegaskan bahwa Rapat Paripurna saat pemilihan harus kuorum. Jika tidak maka akan ditunda beberapa jam hingga tundan tiga hari kedepan.

“Kalau tidak terjadi kuorum itu, ada mekanisme yang diatur di situ, ditunda 1 jam 2 kali. Kemudian kalau enggak kuorum juga, ditunda 3 hari. Setelah itu, dibawa ke pimpinan,” tandas Bestari. (yendhi/yp)