Thursday, 19 September 2019

Tantang Brasil di Final, Peru Siap Balas Dendam

Kamis, 4 Juli 2019 — 17:35 WIB
Pemain Peru Paolo Guerrero saat mencetak gol (reuters)

Pemain Peru Paolo Guerrero saat mencetak gol (reuters)

BRASIl – Peru dipastikan tampil dengan misi balas dendam saat menantang tuan rumah Brasil pada partai final Copa America atau Piala Amerika 2019 di Rio de Janeiro, Senin (8/7/2019) pukul 03:00 WIB. Hal itu disampaikan pelatih Ricardo Gareca setelah melihat proses kebangkitan timnya sejak kalah 0-5 dari Brasil pada laga pamungkas di fase grup.

Pada laga yang digelar di Sao Paulo pada 23 Juni, Peru dibuat tidak berdaya oleh Brasil. Gawang Peru dibobol lima kali, masing-masing oleh Casemiro, Roberto Firmino, Everton, Dani Alves, dan Willian secara bergantian. Namun Peru mampu melewati setiap kesulitan itu dan melaju ke babak perempatfinal sebagai satu dari dua tim peringkat tiga terbaik di fase grup.

“Kami telah melewati beberapa momen sulit di Copa dan kami layak berada di final,” kata pelatih asal Argentina itu, seperti dikutip AFP.

Di fase gugur, tekad pantang menyerah ditunjukkan Peru dengan mendepak Uruguay setelah bermain imbang tanpa gol dalam 120 menit laga di perempatfinal. Pasukan Gareca itu pun lolos ke semifinal pasca menang 5-4 dalam drama adu penalti.

“Kami berhasil mengatasi kesulitan sejak kekalahan besar dari Brasil yang memicu munculnya gelombang kritik keras kepada kami,” ungkap Gareca yang kini punya kesempatan untuk ‘balas dendam’ terhadap Brasil di partai final.

Bisa membalas kekalahan dari Brasil di final, juga dapat meredam berbagai kritik yang menghujani pasukan Gareca dalam beberapa hari terakhir. “Kami mempertahankan konsentrasi kami dan kami berada di final. Sekarang kami harus bekerja keras dan memikirkan Brasil. Ini akan menjadi final yang sangat sulit,” timpal kapten Peru, Jose Paolo Guerrero yang sukses membawa timnya melaju ke partai final Piala Amerika untuk pertama kalinya sejak 1975 silam.

Tiket ke partai final diraih Guerrero dan kolega usai mendepak juara bertahan, Chili 3-0. Tiga gol penentu Peru dicetak Edison Flores (21″), Yoshimar Yotun (38″), dan Guerrero (90″).

Chili sebenarnya punya kesempatan untuk memperkecil kekalahan setelah mendapat hadiah penalti di masa injury. Sayang, Eduardo Vargas yang ditunjuk sebagai algojo, gagal menyelesaikan tugasnya dengan sempurna. Kekalahan ini pun membuat pelatih Reinaldo Rueda kecewa.

Ia bahkan mengaku heran dengan penampilan tim asuhannya yang sangat kontras dengan penampilan terakhir mereka yang sangat mengesankan saat melawan Kolombia di babak perempatfinal.

“Saya tidak tahu faktor apa yang bisa memengaruhi 20 menit pertama di laga ini yang membuat perbedaan. Secara mental kami ingin melaju final tanpa memperhitungkan laga ini, tapi Peru mampu mengejutkan kami,” tuntas Rueda, usai laga. (junius/yp)