Thursday, 19 September 2019

Jalani Pemeriksaan Soal ‘Ikan Asin’, Pengacara: Galih Enjoy Aja

Jumat, 5 Juli 2019 — 19:45 WIB
Galih Ginanjar saat tiba untuk diperiksa di Polda Metro Jaya. (firda)

Galih Ginanjar saat tiba untuk diperiksa di Polda Metro Jaya. (firda)

JAKARTA – Kuasa Hukum Galih Ginanjar, Rihat Hutabarat, mengungkapkan alasan Barbie Kumalasari, istri klien, tidak turut mendampingi Galih dalam pemeriksaan hari ini, Jumat (5/7/2019).

Menurutnya, Kumala, panggilan Barbie Kumalasari, kecapekan karena rapat semalaman. Hal ini membuat wanita itu tak bisa mendampingi suaminya. “Memang seperti dikatakan oleh Galih, memang kami kan kemarin rapat sampai jam 2 (dini hari) untuk menyiapkan semua bukti-bukti. Jadi mungkin kecapekan setelah itu,” ujar Rihat di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Sementara itu, Galih hingga kini masih menjalani pemeriksaan di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sejak pukul 11.00. Rihat menilai kliennya tidak merasa tertekan dalam menjalani pemeriksaan

kuasa hukum galih

Kuasa Hukum Galih Ginanjar, Rihat Hutabarat (kanan) di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan (firdha)

“Dia enjoy aja. Nggak ada tertekan. Malah banyak diajak becanda. Fokusnya ini kan masalah penyidikannya, bukan masalah tekan-menekannya. Nggak ada tekanan. Karena banyak diajak bergurau, bercanda,” serunya.

Namun ia enggan berkomentar mengenai kemungkinan Galih ditetapkan sebagai tersangka. “Kita jalanin dulu. Proses hukum ini bukan masalah yakin tidak yakin, karena (yang terpenting) fakta-fakta hukumnya. Ketemu ga unsur-unsurnya (pidana) seperti yang disangkakan,” jelas Rihat.

Hari ini penyidik mengagendakan klarifikasi terhadap Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua. Galih didampingi empat kuasa hukumnya. Sedangkan Pablo dan Rey Utami meminta pemeriksaan dijadwalkan ulang pada Rabu (10/7/2019).

Pemeriksaan ini merupakan buntut dari laporan Fairuz A. Rafiq dan tim kuasa hukumnya pada Senin (1/7/2019). Dalam laporan tersebut, Fariuz melaporkan mantan suaminya, Galih Ginanjar, serta pemilik akun Rey Utami dan Pablo Benua di YouTube ke Polda Metro Jaya, atas dugaan pencemaran nama baik melalui sosial media.

Fairuz tak terima wilayah pribadinya disebut bau ikan asin oleh Galih. Ia merasa namanya dicemarkan dan dihina.

Laporan tersebut pun telah teregister dengan nomor laporan polisi LP/3914/VII/2019/PMJ/Dit.Reskrimus. Pasal yang dilaporkan Pasal 27 ayat (1) junto Pasal 45 ayat (1) atau Pasal 27 ayat (3) junto Pasal 45 ayat (1) UU RI nomer 11 tahun 2008 tentang ITE. (firda/yp)