Sunday, 15 September 2019

Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Ikan Asin, Mata Istri Galih Ginanjar Tampak Sembab

Rabu, 10 Juli 2019 — 14:04 WIB
Kemala Barbie didampingi kuasa hukumnya saat diperiksa sebagai saksi dalam perkara 'bau ikan asin'.(firda)

Kemala Barbie didampingi kuasa hukumnya saat diperiksa sebagai saksi dalam perkara 'bau ikan asin'.(firda)

JAKARTA – Istri Galih Ginanjar, Barbie Kumalasari, tengah diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya, terkait kasus dugaan pencemaran nama baik di media sosial yang menyeret sang suami.

Dalam agenda klarifikasi tersebut, Kumala, sapaan akrabnya, diperiksa sebagai saksi. Ia pun terlihat santai menghadapi pemeriksaan tersebut.

Namun raut wajah Kumala nampak lelah, matanya pun terlihat sembab. Kepada awak media ia mengaku kurang tidur lantaran banyaknya pekerjaan yang harus ia lakoni.

“Kurang tidur kan begadang tadi pagi jam 5 pagi (baru tidur). Ini suaranya juga masih sakit kan, (soalnya lagi) banyak (jadi) bintang tamu disini, banyak wawancara gitu,” ujar Kumala ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (10/7/2019).

Namun tak hanya faktor kurang tidur saja, ia menyebut kalau kondisi kesehatannya sedang menurun. Pasalnya, pekerjaan dan kasus yang menyandung suaminya turut mempengaruhi kondisinya tersebut.

“Gua lagi kurang enak badan, kurang tidur, capek, pekerjaan terbengkalai, pemberitaannya heboh-heboh, udah kayak berita teroris. Pokoknya kondisi badanku kurang sehat ya, jadi kalau mungkin mukanya sembab atau apa, namanya juga orang lagi capek,” serunya.

Meski begitu, ia tetap memilih untuk hadir dalam pemeriksaan hari ini. Alasannya, ia ingin kasus yang menyandung Galih Ginanjar sebagai terlapor itu dapat segera menemukan titik terang.

“Tapi kan kita harus hadapi, harus kooperatif,” kata Kumala.

Sebelumnya, polisi mengagendakan panggilan terhadap Istri Galih Ginanjar pada Rabu (10/7/2019) pukul 10.00 WIB dengan agenda klarifikasi.

Pemeriksaan ini merupakan kelanjutan dari laporan Fairuz A. Rafiq. Di mana Fairuz dan tim kuasa hukumnya melaporkan Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua ke Polda Metro Jaya perihal pernyataan Galih di akun youtube Rey Utami dan Pablo Benua, pada Senin (1/7/2019).

Dalam konten youtube tersebut, Galih menyebut organ intim Fairuz bau ikan asin.

Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap Fairuz sebagai pelapor pada Rabu (3/7/2019). Selanjutnya penyidik memeriksa Galih Ginanjar pada Jumat (5/7/2019) sebagai saksi terlapor.

Adapun laporan itu tertuang dengan nomor laporan polisi LP/3914/VII/2019/PMJ/Dit.Reskrimus. Pasal yang dilaporkan Pasal 27 ayat (1) junto Pasal 45 ayat (1) atau Pasal 27 ayat (3) junto Pasal 45 ayat (1) UU RI nomer 11 tahun 2008 tentang ITE. (firda/tri)