Sunday, 22 September 2019

Piala Afrika 2019

Aljazair Siap Balas Dendam ke Pantai Gading

Kamis, 11 Juli 2019 — 6:15 WIB
Pemain Aljazair saat melawan Guinea (reuters)

Pemain Aljazair saat melawan Guinea (reuters)

AFRIKA – Dua tim favorit juara pada ajang Piala Afrika 2019, yakni Pantai Gading dan Aljazair, bakal ‘saling bunuh’ pada babak perempatfinal di Stadion New Suez, Kamis (11/7/2019) pukul 23:00 WIB. Selain misi mengantongi tiket ke semifinal, laga ini juga menjadi ajang balas dendam bagi Aljazair usai kekalahan menyakitkan dari Pantai Gading pada fase yang sama pada Piala Afrika 2015.

Saat itu, Aljazair yang lolos sebagai runner-up grup, terpaksa terhenti di babak perempatfinal usai kalah 1-3 dari Pantai Gading. Dalam laga yang digelar bulan Februari 2015 lalu itu, Aljazair sebenarnya sempat menyamakan kedudukan pada babak kedua.

Namun dua gol Pantai Gading di penghujung laga, harus mengakhiri perjalanan Aljazair pada turnamen antarnegara se-Afrika tersebut. Sementara dalam perjalanannya, Pantai Gading berhasil menjadi juara.

Kali ini, kedua tim kembali bertemu di fase yang sama. Bedanya, Aljazair harus melewati fase penyisihan sebagai juara Grup C dengan rekor sempurna. Tim berjuluk El Khadra itu bahkan mampu melaju ke babak perempatfinal dengan kemenangan mudah usai mendepak Guinea tiga gol tanpa balas. Pemain Aljazair pun jadi begitu yakin bisa menuntaskan misi balas dendam setelah kalah dari Pantai Gading pada fase yang sama di Piala Afrika 2015.

Namun pelatih Djamel Belmadi menegaskan bahwa tiket ke semifinal, lebih penting dari sekadar balas dendam. “Ini bukan balas dendam. Saya pikir kami selalu bermain untuk menang dan kami tidak ingin memikirkan hal yang lain, selain itu. Bagi kami bisa melangkah sejauh mungkin di turnamen ini, jauh lebih penting. Anda harus bisa mengendalikan emosional Anda dalam pertandingan di fase seperti ini (fase gugur red),” tegas Belmadi dikutip CAF.

Di sisi lain, Pantai Gading harus melalui fase yang sulit di fase penyisihan sebagai runner-up Grup D dengan dua kali menang dan sekali kalah. Kesulitan yang dialami tim berjuluk Les Éléphants itu bahkan kembali terjadi di babak 16 besar.

Pasukan Ibrahim Kamara itu butuh waktu 76 menit untuk bisa mencetak gol kemenangan atas Mali 1-0, lewat aksi Wilfried Zaha. Pun, Kamara tetap yakin tim asuhannya bisa meningkatkan kinerja mereka saat menghadapi Aljazair pada laga nanti.

Menghadapi Aljazair pada, pelatih berusia 53 itu kemudian mendesak anak-anak asuhnya untuk tetap fokus meningkatkan kinerja mereka di lapangan. Pertemuan terakhir dengan Aljazair pada Piala Afrika 2015 di fase yang sama, juga dijadikan motivasi bagi anak-anak asuhnya untuk membidik kemenangan.

Sementara itu, babak perempatfinal lainnya yang mempertemukan Madagascar dengan Tunisia. Laga bakal digelar di Stadion Al Salam. (junius/yp)

Prakiraan susunan pemain:

Pantai Gading (4-2-3-1): Sylvain Gbohouo (g); Mamadou Bagayoko, Ismael Traore, Wilfried Kanon, Wonlo Coulibaly; Geoffroy Serey Die, Franck Kessie; Nicolas Pepe, Jean Michael Seri, Wilfried Zaha; Jonathan Kodjia

Aljazair (4-4-2): Rais M’Bolhi (g); Youcef Attal, Aissa Mandi, Djameleddine Benlamri, Ramy Bensebaini; Adlene Guedioura, Riyad Mahrez, Sofiane Feghouli, Ismael Bennacer; Mohamed Youcef Belaili, Baghdad Bounedjah.