Friday, 19 July 2019

Maskapai Mulai Menurunkan Tarif Tiket Pesawat

Kamis, 11 Juli 2019 — 20:46 WIB
Pesawat CitLink. (ist)

Pesawat CitLink. (ist)

JAKARTA – Mulai  11 Juli 2019 sejumlah maskapai berbiaya hemat atau low cost carrier (LCC)  mengimplementasikan kebijakan yang dikeluarkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI terkait penyesuaian harga tiket pesawat sebesar 50 persen dari Tarif Batas Atas (TBA).

Hari ini maskapai penerbangan berbiaya murah atau (LCC) di Indonesia, yakni Citilink dan Lion Air. Di antaranya maskapai Citilink Indonesia dan Lion Air dengan jadwal penerbangan setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu, pukul 10:00 sampai 14:00 waktu setempat. Namun, diskon itu hanya berlaku untuk 30 persen dari total keseluruhan kursi yang tersedia dalam satu pesawat.

Direktur Utama City Link Juliandra Nurtjahjo dalam rilisnya menyebutkan Citilink Indonesia sebagai maskapai berbiaya hemat (LCC) memastikan implementasi kebijakan tersebut berjalan dengan lancar.

“Penurunan harga tiket pesawat sebesar 50 persen dari tariff batas atas (TBA) diberlakukan untuk rute-rute tertentu jadwal Selasa, Kamis dan Sabtu pukul 10.00 – 14.00 waktu setempat mengalokasikan 3.348 kursi dengan 62 penerbangan,” ujarnya.

Adapun rute-rute yang mengalami penyesuaian harga tiket diantaranya adalah rute Jakarta – Medan pp, Jakarta – Yogyakarta pp, Makassar – Surabaya pp, Jakarta – Denpasar pp, Balikpapan – Denpasar pp, Surabaya – Banjarmasin pp, Jakarta – Solo pp, Jakarta – Malang pp, Batam – Pekanbaru pp, Jakarta – Pangkal Pinang pp, Jakarta – Bengkulu, Kertajati – Pekanbaru, Medan – Yogyakarta dan berbagai rute lainnya.

City link akan terus melakukan review atas harga tiket pesawat dan berkolaborasi dengan stakeholders terkait untuk bersama-sama mencari solusi terbaik dalam rangka penyediaan penerbangan yang terjangkau bagi masyarakat.

Sedangkan Lion Air Group sendiri akan menyediakan sebanyak 146 penerbangan per hari dengan menyiapkan sebanyak 8.278 kursi.

Evaluasi Berkala

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Koordinator Perekonomian, Susiwijono, menyatakan dalam penerapan kebijakan diskon tarif tiket pesawat berbiaya murah pihaknya akan melakukan evaluasi secara berkala.

“Evaluasi kebijakannya dilakukan sebulan sekali, dan evaluasi teknisnya kita sepakat seminggu sekali setiap Jumat siang,” ujarnya Kamis (11/7/2019).

Dalam evaluasi  akan melibatkan tujuh pemangku kebijakan, yakni pemerintah, pihak maskapai yakni Citilink dan Lion Air, pihak operator bandara yakni Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II, AirNav Indonesia, serta Pertamina sebagai penyedia avtur.

Susiwijono menjelaskan, evaluasi perlu dilakukan mengingat harga avtur yang merupakan salah satu struktur penyusunan tarif tiket pesawat setiap sebulan dua kali dievaluasi Pertamina, bergantung pada harga global. Sehingga dikhawatirkan dapat mempengaruhi harga.

“Dengan adanya kebijakan diskon ini ada loss share (berbagi beban biaya yang hilang). Maka di evaluasi teknis setiap minggu kami bahas dua hal yakni total loss-nya dan loss sharing-nya,” kata Susi.

Seperti diketahui, penurunan harga tiket pesawat dilakukan dengan pemberian diskon sebesar 50 persen dari Tarif Batas Atas (TBA). Di mana pada waktu dan jam-jam tertentu. (dwi/win)