Tuesday, 23 July 2019

Galih Ginanjar, Rey dan Pablo Ditahan Selama 20 Hari ke Depan

Jumat, 12 Juli 2019 — 10:31 WIB
Rey Utami - Pablo Benua jadi tersangka.(YouTube)

Rey Utami - Pablo Benua jadi tersangka.(YouTube)

JAKARTA – Tiga tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik, yakni Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua telah resmi ditahan oleh Polda Metro Jaya. Ketiganya akan ditahan selama 20 hari kedepan.

“Iya betul. Para tersangka sudah ditahan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (12/7/2019).

Ia mengatakan, penahanan terhadap ketiga tersangka itu dilakukan setelah penyidik memeriksa ketiganya dalam waktu 1 x 24 jam dari masa penangkapan. Baik Galih, Rey, maupun Pablo kini berada di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya.

“Mereka saat ini ada di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro. Mereka ditahan untuk 30 hari ke depan,” sambungnya.

Penetapan tersangka terhadap Galih Ginanjar merupakan buntut dari laporan Fairuz terkait kasus ‘bau ikan asin’. Tak hanya Galih, polisi juga menetapkan Rey Utami dan Pablo Benua sebagai tersangka atas kasus tersebut.

Diketahui, Fairuz dan tim kuasa hukumnya melaporkan Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua ke Polda Metro Jaya perihal pernyataan Galih di akun youtube Rey Utami dan Pablo Benua, pada Senin (1/7/2019). Dalam konten youtube tersebut, Galih menyebut organ intim Fairuz bau ikan asin.

Adapun laporan itu tertuang dengan nomor laporan polisi LP/3914/VII/2019/PMJ/Dit.Reskrimus. Pasal yang dilaporkan Pasal 27 ayat (1) junto Pasal 45 ayat (1) atau Pasal 27 ayat (3) junto Pasal 45 ayat (1) UU RI nomer 11 tahun 2008 tentang ITE. (firda/mb)