Friday, 19 July 2019

Puluhan Drum Bikin Geger Warga Citeureup, Polisi pun Oleh TKP

Jumat, 12 Juli 2019 — 20:30 WIB
drum kosong yang menimbulkan aroma menyengat

drum kosong yang menimbulkan aroma menyengat

BOGOR  – Masyarakat Citureup geger dan mengeluh karena bau menyengat yang ternyata berasal dari puluhan drum. Drum ini pun   menjadi pembicaraan luas. Karena itu, Kapolsek Citeureup melakukan olah TKP  penemuaan drum kosong yang menimbulkan aroma menyengat, yang diduga bekas bahan kimia.

Warga yang tak kuat dengan aroma tersebut, lalu melapor ke Aiptu Ujang Priyadi, anggota Bhabinkamtibmas Desa Tajur. Laporan sekitar pukul 08.00 WIB ini ditindaklanjuti Kapolsek dengan datang kelokasi.

Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena mengatakan, informasi dari warga masyarakat bahwa telah di temukan drum kosong di duga bekas bahan kimia namun baunya sangat menyengat di Kampung Tajur, Rt 04/01, Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor ini dengan cepat direspon polisi, guna menghindari hal-hal lain yang timbul.

“Atas informasi tersebut, Kapolsek Citeureup, Kompol Muhtarom beserta Bhabinkamtibmas dan Kanit Pol PP mengecek ke TKP dan benar di TKP  di temukan 39 drum kosong yang baunya sangat menyengat,”kata AKP Ita Jumat (12/7/2019)

Warga meminta agar drum tersebut dipindahkan, guna mencegah polusi udara. “Atas saran H Said, warga masyarakat dengan alasan untuk menghilangkan bau menyengatnya,  drum tersebut di belah menggunakan mesin las dan benar setelah di belah bau menyengatnya menjadi berkurang. Drum diminta disimpan ditempat yang lain, agar udara sekitar menjadi bersih,” kata AKP Ita.

Drum bekas bahan kimia ini, oleh polisi, dibawa dua buah ke Kantor Polsek Citeureup. Salah seorang warga, Ika Kartika 42, yang sedang dekat TKP merasa pusing dan mual. Dampak bau kimia diakui sangat menyengat.

“Korban seorang ibu rumah tangga ini sempat di bawa ke RS Sentra Medika Cibinong namun setelah di berikan pengobatan,” ujar AKP Ita.

Guna proses penyelidikab, polisi meminta keterangan Ujang Priyadi 50, dan Ajid 45, sebagai saksi . (yopi/win)