Monday, 15 July 2019

Pengolahan Air akan dibangun di RW Kumuh di DKI

Sabtu, 13 Juli 2019 — 5:59 WIB
Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Juaini. (Yendhi)

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Juaini. (Yendhi)

JAKARTA – Guna memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga di pemukiman kumuh, Pemprov DKI Jakarta akan membangun pengolahan air di tiap RW lingkungan tersebut.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Juaini, bertekad untuk fokus melaksanakan tugas dari Gubernur DKI, Anies Baswedan, tersebut. Ia mengatakan tugas tersebut yakni menyediakan air bersih bagi warga di wilayah RW kumuh di Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Program itu dengan membagun instalasi air minum.

Alasannya, masih banyak keluarga -keluarga tak mampu di RW kumuh yang belum menikmati air bersih dari PAM Jaya karena belum semua wilayaj di Ibu Kota belum terjangkau jaringan pipa air bersih dari operator swasta, PT Aetra dan PT Palyja.

“Pesan Pak Gubernur Anies, tugas Dinas SDA itu tidak hanya menanggulangi bencana banjir saja, tapi kami ditugaskan untuk membantu PAM Jaya menyediakan air bersih bagi masyarakat miskin di wilayah RW kumuh,” kata Juaini, Jumat (12/7).

Dalam membantu mewujudkan ketahanan air bersih bagi warga masyarakat Jakarta, Dinas SDA DKI akan membangun pengolahan air bersih di setiap RW kumuh yang air bersihnya sulit didapat.

” Bahan baku air bersih itu dialirkan dari pipa PAM Jaya. Nanti warga membeli air bersih dengan galon seperti membeli dari depo air bersih di lima wilayah,” katanya.

Sementara itu, bagi wilayah yang belum bisa dijangkau air perpipaan oleh Aetra dan Palyja akan dijual air bersih yang memggunakan mobil tanki. Pria Betawi yang sudah dua kali ikut lelang jabatan ini ,

M. Taufik, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, mendukung upaya pemprov tersebut. “Tentu ini kita dukung. Kenyataannya, sebagian besar warga Jakarta belum memperoleh air bersih melalui jaringan PAM Jaya, “katanya.

Dalam program tersebut, Taufik meminta agar koorsinasi dengan PDAM Jaya harus dilakukan agar program tidak tumpang tindih. (john/yp)