Tuesday, 23 July 2019

Pemprov DKI Tolak Ide Motor Ikuti Ganjil Genap

Sabtu, 13 Juli 2019 — 6:44 WIB
Sejumlah pengendara melintasi plang kawasan kendaraan ganjil-genap di kawasan Menteng menuju jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. (Rihadin)

Sejumlah pengendara melintasi plang kawasan kendaraan ganjil-genap di kawasan Menteng menuju jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. (Rihadin)

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta memastikan kebijakan ganjil genap untuk kawasan Medan Merdeka Barat, Thamrin dan Sudirman, hanya untuk mobil. Aturan tak berlaku untuk motor.

“Kita tidak ada rencana untuk pemberlakuan ganjil genap untuk motor. Sampai sekarang tidak ada, “kata Syafrin Likuto, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Jumat (12/7/2019).

Menurut Syafrin, saat ini tengah fokus menerapkan program integrasi angkutan umum.

Hal tersebut disampaikan Syafrin menjawab adanya informasi pemprov akan menerapkan plat nomor ganjil genap bagi motor pada kawasan Thamrin. Informasi itu meluas di media sosial.

Syafrin mengatakan, evaluasi kemungkinan akan dilakukan atas surat dari Badan Pengelola Transportasi Jakarta (BPTJ) terhadap perluasan ganjil genap seperti saat Asian Games lalu.

Meski demikian penerapannyn harus melalui kajian mendalam dari semua aspek, tidak hanya teknis tapi juga sosial ekonomi.

“Kita akan lakukan kajian kembali secara komperhensif, apakah itu aspek ekonomi, sosial, dan lain-lain itu harus masuk ke dalam kajian menyeluruh. Ini sesuai atau tidak sesuai atau tetap seperti yang sedang berjalan,” jelas Syafrin.

Diketahui, BPTJ mengusulkan agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menerapkan kembali kebijakan ganjil-genap seperti yang berlaku saat Asian Games 2018 di Jakarta.

Usul ini disampaikan melalui surat bernomor TJ.102/1/2/BPTJ-2019 yang ditanda tangani Kepala BPTJ Bambang Prihartono pada Senin (8/7).

BPTJ meminta agar ganjil-genap kembali diterapkan seperti saat Asian Games 2018 yaitu dari pukul 08.00 hingga 21.00. Sebab, BPTJ menilai adanya penurunan kinerja lalu lintas. (john/yp)