Tuesday, 17 September 2019

Tentang Pertemuan Jokowi-Prabowo, TGB: Menyamankan Kita sebagai Bangsa

Minggu, 14 Juli 2019 — 19:19 WIB
Mantan Gubernur NTB,  Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang. (yendhi)

Mantan Gubernur NTB, Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang. (yendhi)

JAKARTA – Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB), menyampaikan bahwa pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto tidak akan menyelesaikan semua persoalan yang timbul selama kontestasi Pilpres 2019.

“Pertemuan Pak Jokowi dengan Pak Prabowo kemarin tentu saja tidak bisa diharapkan bisa menyelesaikan semua residu kontestasi. Karena kontestasi ini terbangun dengan banyak sekali oleh faktor-faktor yang menyebabkan polarisasi di tengah masyarakat,” katanya di kawasan Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Minggu (14/7/2019).

Namun demikian, TGB menilai  pertemuan itu bisa mendinginkan bangsa Indonesia yang sempat terbelah karena perbedaan pilihan saat Pilpres 2019 berlangsung. Kini, dengan bertemunya  kedua tokoh itu masyarakat bisa kembali bersatu.

“Tapi paling tidak, karena masyarakat kita paternalistik, ketika kedua patron bagi masyarakat itu bertemu, berjumpa dalam suasana persahabatan, pertemanan, persaudaraan, saya pikir itu akan mendinginkan dan menyamankan kita sebagai bangsa,” ucap TGB.

Jokowi dan Prabowo untuk pertama kalinya melakukan pertemuan dengan menaiki MRT Jakarta, Sabtu (13/7/2019). Keduanya sepakat tidak ada lagi 01 maupun 02 melainkan yang ada hanya persatuan Indonesia.

Malam ini pasangan Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024, Jokowi-KH Ma’ruf Amin akan menyampaikan visi lima tahun ke depan yang diselenggarakan di SICC. Dengan penyampaian visi ini TGB berharap akan muncul kembali aura positif Indonesia lebih maju ke depan.

“Insyaa Allah aura atau semangat yang ada kemarin (pertemuan Jokowi-Prabowo), sebelumnya juga sebenarnya akan terlihat pada malam hari ini. Aura itu aura optimisme bahwa Indonesia akan jauh lebih maju ke depan,” tandas TGB. (yendhi/yp)