Tuesday, 20 August 2019

MC, Manyun Coy Sampai Tua!

Senin, 15 Juli 2019 — 6:31 WIB
SENTILAN-PAK-SUS

MC, pembawa acara, master of ceremony.  Hemm, tapi MC yang ini artinya; momong cucu? Hehe ini pekerjaan orang-orang tua atau sang kakek setelah pensiun. Tentu saja ini bukan orang tua yang pengusaha atau politikus yang sampai kakek nenek  masih aktif bekerja, sibuk di luar rumah.

“Bapak sekarang jadi MC?” sapa seorang tetangga pada Bang Jalil yang sedang menuntun sang cucu pergi ke sekolah usia dini.

Bang Jalil melambaikan tangannya sambil tertawa kecil. Ini adalah perasaan yang sangat indah, yang baru dirasakan seumur hidup.

Maklum, ketika anak-anaknya kecil dulu dia sibuk bekerja, berangkat pagi pulang malam. Jadi nggak tahu bagaimana kegiatan sehari-hari anak-anaknya. Nah, inilah saat dia membalas budi, ikut merawat cucu.

Itu adalah kisah dari sebagian besar masyarakat mengisi masa pensiun atau hari tuanya. Bisa juga dengan kegiatan lain, selain momong cucu. Terjun ke lingkungan, ikut kegiatan sosial. Jadi pengurus RT/RW, misalnya? Atau bagi yang punya dana, bisa berkeliling memberi  sumbangan pada yayasan, pesantren atau yatim piatu. Boleh tuh?

“Kalau kita punya harta sih, kepinginnya nyumbang  ke yang membutuhkan ya Pak?  Ke daerah yang kena musibah, warga miskin?” kata istri Bang Jalil.

Bang Jalil hanya mengaminkan. Padangannya ke layar TV, ada berita seorang pejabat ditangkap KPK. Tersangka korupsi suap menyuap, umurnya kayaknya nggak beda sam Bang Jalil.

“ Tuh, dia bakalan jadi MC juga Pak,” kata istri Bang Jalil, ”MC, manyun coy, sampai tua di penjara, heheheee…?”  (massoes)