Tuesday, 20 August 2019

Mulai Akhir Juli, Kendaraan Tak Lolos Uji Emisi Parkirnya di Lantai Paling Atas Tanpa Atap

Senin, 15 Juli 2019 — 6:47 WIB
Wakil Walikota Jakarta Utara, Ali Maulana, ikut menguji emisi kendaraan dinas miliknya. (deny)

Wakil Walikota Jakarta Utara, Ali Maulana, ikut menguji emisi kendaraan dinas miliknya. (deny)

JAKARTA – Pemkot Jakarta Utara akan menerapkan sistem parkir zonasi bagi kendaraan roda empat yang tidak lulus uji emisi di lingkungan kantor Walikota Jakarta Utara. Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas udara di ibukota.

Wakil Walikota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, mengatakan nantinya kendaraan yang belum atau tidak lulus uji emisi akan ditempatkan di lantai sembilan (P9) atau paling atas gedung Parkir Kantor Walikota Jakarta Utara. “Gedung parkir di sini (kantor walikota Jakarta Utara) ada sembilan lantai. Di lantai paling atas tidak memiliki atap seperti lantai sebelumnya. Kendaraan akan kepanasan. Ini tentunya sebagai efek jera,” kata Ali di Kantor Walikota Jakarta Utara.

Menurutnya, penerapan parkir zonasi tersebut akan berlaku akhir Juli 2019. Akan tetapi, ia akan memfasilitasi uji emisi gratis dari Sudin LIngkungan Hidup (LH) Jakarta Utara pada sepekan sebelum diberlakukannya sistem tersebut.  Juga dilakukan sosialisasi bagi pemilik kendaraan, baik tamu maupun Aparat Sipil Negara (ASN) dan pegawai di lingkungan Walikota Jakarta Utara.

“Jadi nanti saat pelaksanaannya, petugas akan mengecek validasi status kendaraannya lulus uji emisi atau tidak,” jelasnya.

Ia menyarankan pemilik jendaraan segera melakukan servis berkala agar lulus uji emisi. Alasnanya, sistem parkir ini rencananya diterapkan permanen. Bahkan akan diterapkan di seluruh kantor instansi pemerintahan Jakarta Utara.  (deny/yp)