Tuesday, 20 August 2019

Pansus Pastikan Syarat Kuorum 50+1 Pemilihan Wagub DKI Sesuai Aturan

Selasa, 16 Juli 2019 — 11:45 WIB
Mohamad Ongen Sangaji. (dok)

Mohamad Ongen Sangaji. (dok)

JAKARTA – Ketua Panitia Khusus (Pansus) pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta, Ongen Sangaji, mengatakan bahwa syarat kuorum anggota dewan saat rapat Paripurna sudah sesuai aturan.

“Nah kan kami mengikuti Undang-undang. Saya sudah konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),” kata Ongen di Jakarta, Selasa (16/7/2019).

Menurutnya, setiap jumlah kuorum sudah ada aturannya baik itu harus 3/4, 2/3, maupun 50+1. Seperti diketahui Pansus pemilihan Wagub DKI telah menentukan jumlah kuorum anggota dewan harus 50 persen plus 1 (50+1) saat Rapat Paripurna berdasarkan konsultasi dengan Kemendagri.

“Oleh karena itu sebagai ketua pansus saya akan mengikuti apa yang menjadi arahan Kemendagri,” ucap dia.

“Sudah (koordinasi dengan Kemendagri), sudah disampaikan. Minta pandangan mereka, dan mereka katakan ini UU. 50+1 atau setengah dari anggota dewan itu UU. Jadi kita tidak boleh keluar dari UU itu,” imbuh Ongen.

Sementara Plt Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik, membenarkan bahwa syarat kuorum anggota dewan yang hadir saat pemilihan wagub DKI harus 50 persen plus satu. “(Syarat) Itu sudah sesuai dengan peraturan yang ada,” kata dia.

Syarat tersebut, lanjut Akmal, merujuk pada Peraturan Pemerintah nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib (Tatib) DPRD.

Dalam pasal 97 ayat (1) huruf C disebutkan bahwa rapat paripurna memenuhi kuorum dihadiri lebih dari setengah anggota DPRD untuk rapat paripurna di luar pemberhentian Gubernur/Wakil Gubernur, dan menetapkan Perda atau APBD.

“Juga diatur dalam Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah,” tandas Akmal. (yendhi/ys)