Tuesday, 20 August 2019

Bertemu Menlu Singapura, Jokowi Bahas Perawatan dan Perbaikan Pesawat

Rabu, 17 Juli 2019 — 15:01 WIB
Presiden Jokowi saat menerima kunjungan kehormatan Menlu Singapura, Vivian Balakhrisnan, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/7/2019). (ist)

Presiden Jokowi saat menerima kunjungan kehormatan Menlu Singapura, Vivian Balakhrisnan, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/7/2019). (ist)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakhrisnan, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/7/2019).

Dalam kesempatan itu, Jokowi didampingi Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, dan Menteri Sekretaris Negara, Pratikno.

Sementara delegasi Singapura yang turut hadir antara lain Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Anil Kumar Nayar, Direktur Jenderal Asia Tenggara I Kementerian Luar Negeri Singapura, Ian Mak, dan Asisten Direktur untuk Indonesia, Nicholas Koh.

Menlu Retno menyampaikan bahwa Jokowi dan Balakhrisnan membahas mengenai persiapan Leader’s Retreat yang akan dilakukan pada tahun ini. Pihak Indonesia dan Singapura sedang membahas mengenai tanggal pelaksanaannya.

“Kalau kita melihat perjalanan satu tahun, kita biasanya sangat konkret dalam melihat di antara pertemuan leaders ini apa yang terjadi, maka misalnya kita melihat apa kemajuan yang ada di Kendal Industrial Park, sangat kelihatan sekali misalnya politeknik untuk furniture sudah berdiri pada bulan Januari kemarin,” kata Retno.

Urusan peningkatan sumber daya manusia juga turut menjadi perhatian, misalnya pelatihan-pelatihan untuk guru SMK dan politeknik. Tak hanya itu, kerja sama yang terkait dengan perawatan, pemeriksaan, dan perbaikan pesawat juga dibahas.

“Ini tidak di kawasan Kendal, tetapi di kawasan BBK (Bintan, Batam, Karimun) untuk men-support Changi. Belum lagi kita bicara di Batam untuk Nongsa Digital Park,” tuturnya.

Secara khusus, pihak Singapura melalui Menlu Vivian juga menyampaikan itikadnya untuk melakukan kerja sama yang lebih kuat dengan Indonesia. Menurut Retno, kondisi Indonesia yang stabil dan aman sangat diapresiasi sehingga kerja sama antara Singapura dengan Indonesia tidak terhambat.

“Teman-teman tahu bahwa Singapura adalah negara investor asing nomor satu dan banyak sekali kerja sama yang telah kami lakukan,” ujarnya. (johara/ys)