Saturday, 24 August 2019

20 Rumah Sakit Peserta BPJS di Jakarta Utara Terapkan Sistem Sidik Jari

Jumat, 19 Juli 2019 — 17:08 WIB
Pasien BPJS Kesehatan di Jakarta Utara, melakukan pendaftaran dengan system sidik jari. (deny)

Pasien BPJS Kesehatan di Jakarta Utara, melakukan pendaftaran dengan system sidik jari. (deny)

JAKARTA –  Penggunaan sistem finger print atau sidik jari telah diterapkan 20 dari 23 rumah sakit negeri dan swasta di Jakarta Utara yang melayani BPJS Kesehatan.

Pelayanan digital ini, pun  diterapkan pada 4 Poli di rumah sakit tersebut.

“Ada empat poli yang sudah diterapkan sistem fingerprint di rumah sakit, yakni poli jantung, mata, rehab medik, dan hemodialisis (cuci darah),” ucap Kepala Kantor Cabang BPJS Kesehatan Jakarta Utara dan Kepulaua Seribu, Elisa Adam, Jumat (18/7/2019).

Sementara itu, tiga rumah sakit di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu yang masih belum menerapkan sistem finger print meliputi RSUD Koja, RSPI Sulianto Suroso, dan RSUD Kepulauan Seribu. Namun, ketiganya telah menyetujui untuk penerapan.

“Implementasinya belum dilakukan. Sebab, pengadaan sistem finger print di ketiga rumah sakit itu masih dalam proses penyelesaian,” ungkapnya. Di harapkan, nantinya ketiga rumah sakit ini dapat segera menyusul.

Menurutnya, penerapan sistem finger print ini untuk mempermudah sistem administrasi termasuk mengurangi fotokopi dokumen yang biasa dilakukan saat administrasi. Selain itu, bertujuan juga untuk mencegah tindakan curang peserta BPJS Kesehatan. (deny/tri)