Tuesday, 20 August 2019

EKI Dance Company Angkat Tema Broadway Indonesia di GKJ

Jumat, 19 Juli 2019 — 9:32 WIB
Aiko saat memberikan keterangan pers pementasan tarian, mini musikal dan gerak lagu EKI yang melibatkan anak-anak disabilitas. (ali)

Aiko saat memberikan keterangan pers pementasan tarian, mini musikal dan gerak lagu EKI yang melibatkan anak-anak disabilitas. (ali)

JAKARTA – EKI Dance Company siap memperlihatkan aksi seni panggung lewat  pentas EKI Update 4.1. Dengan mengangkat tema “Broadwaynya Indonesia”, pertunjukan akan dimulai pada Jumat (19/7/2019) sampai Minggu (21/7) di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ).

Menurut Aiko Senosoenoto, produser eksekutif EKI Update 4.1, pertunjukkan akan dibagi dua sesi. “Pertama adalah tarian lepas, show choir dan satu mini musikal berjudul Ada Apa Dengan Sinta. Sedang sesi kedua adalah gerak dan lagu. Dengan sentuhan artistik dan pemanggungan broadway yang telah menjadi acuan standar musikal dunia, kami membalut cerita original yang berangkat dari fenomena dalam masyarakat Indonesia dengan sastra dan musik milenial,” ujar Aiko yang mengatakan jika seluruh keuntungan tiket akan disumbangkan ke yayasan YPAC  (Yayasan Pembinaan Anak Cacat) Jakarta.

Sementara koreografer, Rusdy Rukmarata, ikut menjelaskan, mini musikal bertajuk ‘Ada Apa Dengan Sinta’ merupakan komedi yang berakar dari teater rakyat nusantara, mengangkat kisah cinta di tengah budaya yang menggunakan ikatan keluarga sebagai ikatan kongsi atau merger bisnis.

“Dari dulu sampai sekarang ini masih ada. Sedang pertunjukan lainnya adalah gerak dan lagu berjudul Aku Bisa. Disini kami kolaborasi dengan insan istimewa dari YPAC Jakarta, para anak YAPC ikut mentas unjuk kebolehan,” jelas Rusdy.

Seperti diketahui, kegiatan Eksotika Karmawibhangga Indonesia (EKI) sebuah dance company profesional telah berjalan selama 25 tahun. EKI memadukan unsur tradisi dan kontemporer yang sudah melahirkan sejumlah pementasan musikal fenomenal seperti Madame Dasima, China Moon, Lovers And Liars, Battle of Love, Kabaret Oriental dan lainnya. EKI juga kerap dipanggil ke istana  negara untuk pentas. (ali/mb)