Tuesday, 20 August 2019

Lakukan Seks 48 Jam, Istri Tewas Akibat Mainan Seks Berduri

Jumat, 19 Juli 2019 — 10:50 WIB
Ilustrasi. (ist)

Ilustrasi. (ist)

JERMAN – Seorang pria Jerman menghadapi tuntutan pembunuhan setelah istri yang baru delapan hari dinikahinya tewas karena sebuah mainan seks berduri sepanjang 20 cm. Diketahui, sang suami, Ralp Jankus, merupakan seorang sadomasokis yang menyukai kekerasan saat bercinta.

Disebutkan, jika sebuah mainan seks bergerigi besi digunakan saat keduanya bercinta selama 48 jam. Usai memadu kasih, sang istri Christel mengeluhkan merasa ada yang salah dalam tubunya.

Meski begitu, hakim Johannes Hochgürtel dari pengadilan Krefeld di negara bagian barat Rhine-Westphalia Utara memutuskan cedera internal fatal yang ditimbulkan Ralph pada Christel adalah kecelakaan.

“Kita dapat menganggap itu adalah hubungan seksual berdasarkan kesepakatan,” kata Hakim Hochgürtel saat memberikan putusan, menambahkan bahwa terdakwa tidak mungkin mengulangi tindakan tersebut.

Ralph dilaporkan mengakui bahwa istrinya sebelumnya mengeluh tentang ketidaknyamanan, setelah sesi hubungan seks. Mereka telah menemui dokter spesialis penyakit dalam yang melakukan kolonoskopi, tetapi tidak ada yang salah dengan dirinya.

Pekan lalu, seorang juru bicara pengadilan di kota Krefeld mengkonfirmasi bahwa laporan psikiatris menunjukkan bahwa terdakwa (Ralph) bertanggung jawab penuh atas tindakannya.

Tidak ada indikasi yang menunjukkan bahwa ia harus dibebaskan dari tanggung jawab pidana, kata juru bicara itu.

“Itu (mainan seks) adalah benda dengan paku,” kata jaksa penuntut umum kepada pengadilan, menurut surat kabar Jerman Bild dikutip Daily Mail.

Ketika layanan darurat akhirnya dipanggil empat hari kemudian, tidak ada yang bisa mereka lakukan untuk menyelamatkan korban.

Ralph mengaku sebagai seorang sadomasokisme. Ketika diinterogasi, ia mengatakan kepada polisi bahwa hubungan seks itu bersifat suka sama suka dan sudah 30 tahun terakhir iya menjadi sadomasokisme.

Menurut laporan, ia mengatakan kepada polisi bahwa ia sangat mencintai istrinya dan bukannya berbulan madu, mereka memilih sesi seks liar yang berlangsung selama dua hari.

Spesialis forensik sampai pada kesimpulan bahwa wanita itu pasti memiliki semacam kait berduri yang dimasukkan ke dalam bagian intimnya, dan ketika digunakan, alat tersebut melubangi ususnya.

Salah seorang putra Christel  mengatakan, sejak dekat dengan Ralph ibunya lebih sering memakai pakaian tertutup. “Dia memiliki luka di seluruh tubuhnya dan terutama di daerah genitalnya. Aku memperingatkannya, dan seharusnya tidak sejauh ini.” (mb)