Sunday, 15 September 2019

Ngetem Sembarangan, Lima Angkot Ditindak

Jumat, 19 Juli 2019 — 8:42 WIB
penindakan kendaraan di sekitar PGC yang dilakukan petugas Sudin Perhubungan Jaktim. (Ifand)

penindakan kendaraan di sekitar PGC yang dilakukan petugas Sudin Perhubungan Jaktim. (Ifand)

JAKARTA – Ngetem sembarangan, lima angkutan umum Mikrolet 06A ditilang petugas dari kawasan Pusat Grosir Cililitan (PGC), Kramajati, Jakarta Timur. Mereka ditindak petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, karena menjadi penyebab kemacetan lalulintas.

Pendindakan yang dilakukan, sebagai tindaklanjut atas laporan warga yang disampaikan ke redaksi Pos Kota melalui pesan singkat yang bertuliskan ‘Mohon tertibkan angkot 06A yang seenaknya ngetem cari penumpang di bahu jalan depan PGC, Jakarta Timur, karena membuat macet cukup panjang (089682804xxx)’.

Kasi Pengawasan dan Pengendalian Sudin Perhubungan Jakarta Timur, Slamet Dahlan mengatakan, sangsi yang diberikan sebagai tindaklanjut atas laporan warga. Pasalnya, keberadaan angkutan umum yang ngetem di bahu jalan membuat kemacetan. “Dari laporan yang disampaikan melalui redaksi Pos Kota itu, kami langsung melakukan penindakan,” ujarnya.

Dikatakan Dahlan, saat ditindak alasan para sopir, mereka hanya menunggu penumpang sebentar didepan pintu masuk PGC. Karena mereka mengaku, di lokasi itulah banyak penumpang yang turun naik. “Meski berdalih apa pun, petugas tetap menindak dengan memberi tilang bagi lima kendaraan yang terjaring,” ujarnya.

Dahlan menyebut, penindakan yang diambil pihaknya sudah belasan kali dilakukan. Bahkan, sangsi berat dengan menderek mobil dan mengakut sepeda motor yang melanggar telah diberikan. “Namun seakan tak pernah jera, para pelanggar ini kembali menguasai bahu jalan dan menjadi biang kemacetan,” ungkapnya.

Hingga saat ini, terang Dahlan, pihaknya pun telah menyiagakan petugas di jam-jam sibuk agar tak ada lagi kendaraan yang ngetem. Namun, begitu jam sibuk habis, sopir angkutan umum hingga pengemudi ojek online kembali menguasai jalan. “Kami seperti main kucing-kucingan saja, kami tinggal sebentar mereka kembali muncul,” pungkasnya. (ifand/yp)