Thursday, 22 August 2019

Blangko KTP-El Langka, Dukcapil Bekasi Selalu Jawab: Belum Ada Kiriman Kemendagri

Selasa, 23 Juli 2019 — 19:50 WIB
Perekaman KTP el di Desa Mangunjaya, Tambun Selatan, sepi peminat.  (Saban)

Perekaman KTP el di Desa Mangunjaya, Tambun Selatan, sepi peminat. (Saban)

BEKASI – Warga mempertanyalan kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi, yang sampai saat ini tidak menjelaskan  kelangkaan blangko Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP el).

“Jawabmya selalu belum dapet kiriman dari Kemendagri. Jawaban kuno dan selalu berulang-ulang,” ujar Kris Fatur, satu Ketua RT di Desa Mangunjaya,Tambun Selatan. Dia datang ke desa mengantar warganya untuk perekaman, Selasa (23/07/2019)

Mestinya jangan jawaban itu yang keluar.  “Sepertinya Disdukcapil Kabupaten Belasi hanya pasrah saja dan tidak berupaya membuat terobosan,” jelas Kris.

Warga hampir setiap hari menanyakan KTP el, namun selalu begitu terus jawaban yang diperoleh. Kini pihak kecamatan melibatkan pihak desa untuk menjadi gerbang awal menampung pertanyaan warga.

“Sekarang  kami yang kewalahan karena pihak kecamatan memyerahkan antrean penentakan KTP el di desa,” ujar Astuti, satu staf desa di Tambun Selatan’

Teorinya Surat Keterangan (Surket)  pengganti KTP el diserahkan ke desa, kemudiam desa mengitimkan ke kecamatan untuk pengajuan cetak.

Karena kekosongam blangko, maka desa menjadi sasaran pertanyaan warga, “Setiap hari pasti ada yang marah-marah ” kata Astuti.

Pihak kecamatan sendiri mengaku  karena sedikitnya  Disdukcapil memberi jatah blangko KTP el, maka distribusi blangko disamaratakan, “Kalau dapet 60 keping dibagi 8 desa, ” ujar Azis Haryanto, Kasie Kependudulan Kecamatan Tambun Selatan.

Sementara itu pelayanan perekaman KTP el di Desa Mangunjaya, ditanggapi biasa saja oleh masyarakat  “Kalau lamgsung jadi KTP pasti penuh neh ruangan,” ujar Husen, Kaur Umum Desa Mangunjaya.

Perekaman KTP el dilakukan selama sepekan di Desa Mangunjaya  namun peminat sedikit dan perhari hanya 50 orang saja dari 150 orang yang ditargetkan.

Warga berharap ada program pencetakan KTP untuk mereka yang sudah merekam dan belum pernah punya KTP el.

Seperti menjelang Pemilu serentak lalu, mereka yang sudah merekam tahun 2011, 2012 dan 2013, langsung dicetak dan dikirim ke RT masing-masing. (saban/win)