Monday, 26 August 2019

Gubernur Puerto Rico Didesak Mundur Warganya

Selasa, 23 Juli 2019 — 12:19 WIB
Ratusan Ribu demonstran mendesak mundur Gubernur Puerto Rico, Ricardo Rosella. (reuters)

Ratusan Ribu demonstran mendesak mundur Gubernur Puerto Rico, Ricardo Rosella. (reuters)

PUERTO RICO – Ratusan ribu warga Puerto Rico turun ke jalan, Senin (22/7/2019) waktu setempat atau Selasa (23/7/2019) WIB untuk mendesak mundur Gubernur mereka, Ricardo Rosello. Bendera dikibarkan, panci serta wajan dibawa ke jalan dan dipukul untuk meramaikan aksi.

Di lokasi lain, di jalan-jalan di ibu kotan Sanjuan, pendemo meneriakan “Ricky, mundur!”

Pada Minggu (21/7/2019), Rosello mengumumkan bahwa ia tidak akan ikut pada pemilihan tahun depan dan akan mundur karena kepala Partai Progresif Baru. Namun tampaknya,pernyataan tersebut tidak berpengaruh pada situasi saat ini, dan masyarakat tetap memintanya mundur dari jabatan.

Selain itu, Rosello juga meminta maaf kepada warganya. “Saya tahu bahwa meminta maaf tidak cukup,” kata Rossello dalam sebuah video yang diposting di Facebook. “Sektor signifikan dari populasi telah melakukan protes selama berhari-hari. Saya menyadari ketidakpuasan dan ketidaknyamanan yang mereka rasakan. Hanya pekerjaan saya yang akan membantu memulihkan kepercayaan sektor-sektor ini,” ujarnya.

Demo terjadi sehari setelah Rossello menolak untuk mundur usai terseret dalam pusaran skandal pesan teks daring tak senonoh dengan para stafnya. Teks-teks termasuk penghinaan homofobia, seksis, serta penghinaan tentang korban Badai Maria Puerto Rico yang mematikan pada tahun 2017. (mb)