Saturday, 24 August 2019

Lahan Belum Diganti Rugi, Warga Stop Pembangunan Proyek Tol Cibitung-Cilincing

Selasa, 23 Juli 2019 — 6:58 WIB
Warga Marunda, Cilincing hentikan paksa proyek Tol Cibitung - Cilincing. (deny)

Warga Marunda, Cilincing hentikan paksa proyek Tol Cibitung - Cilincing. (deny)

JAKARTA – Puluhan warga RW02 Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara, menghentikan paksa pekerja proyek Tol Cibitung – Cilincing, Senin (22/7/2019).  Mereka tak terima lantaran proyek dibangun tanpa ada ganti rugi lahan yang mereka garap.

Ketua RW02 Irmansyah Yasin mengatakan penghentian paksa itu merupakan puncak kekesalan warga. “Jadi tak ada maksud menghambat pembangunan, hanya saja mereka ingin ada ganti rugi,” paparnya.

Menurutnya, sekitar 5 hektar lahan garapan berupa tambak ikan dan udang milik 14 warga belum diganti rugi. Padahal, lahan lain dengan kepentingan serupa telah diberikan pembayaran ganti rugi.

 

proyek Tol Cibitung-Cilincing2-(deny)

“Sebenarnya kita maunya ada semacam mediasi, tapi malah intimidasi kita dapatkan. Bahkan sering diancam mau ditangkap. Padahal kalau mau jujur, persoalanya sederhana bahwa kita menginginkan ganti rugi yang jelas,” katanya.

Selain belum adanya ganti rugi, kata Irmansyah, warga penggarap lahan yang selama ini menggantungkan hidup dengan cara bertambak ikan dan udang tersebut, jadi tak memiliki penghasilan.  “Kalau sudah begini, anak-istri mereka mau dikasih makan apa Pak,” katanya.

Sementara itu, sejumlah pekerja yang didatangi warga terpaksa menghentikan pekerjaannya. Beberapa alat berat, seperti crain ditepikan oleh pekerja proyek untuk tidak lagi beroperasi. Setelah berdialog, warga kemudian membubarkan diri.  (deny/yp)