Tuesday, 20 August 2019

Menghilang 21 Tahun, Ini Kisah TKW Turini

Selasa, 23 Juli 2019 — 7:44 WIB
Turrini (baju merah) didampingi anaknya ketika sudah berada di rumah kediaman.(darman)

Turrini (baju merah) didampingi anaknya ketika sudah berada di rumah kediaman.(darman)

CIREBON – Setelah hilang selama 21 tahun, Turini Fatmah (42 tahun) TKW asal Kecamatan Tengah Tani Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, ini akhirnya bisa berkumpul lagi dengan keluarganya. Sejak keberangkatan ke Arab Saudi tahun 1998, sejak itu pula Turini tak berkomunikasi dengan suami dan anak-anaknya.

Pada Selasa (22/7/2019) pukul 12.00 wib Turini berada di kampung halamannya di Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon. “Ibu saya masih bingung saat pertama datang ke rumah ini, karena beliau sudah puluhan tahun tidak pulang,” kata Diah, anak ti Turini saat ditemui di rumahnya.

Diah, anak Turini, mengatakan Ibunya tiba di bandara Soekarno Hatta (Soeta) pukul 03.00. Ia terus mendampingi ibunya itu laku rumah, tapi langsung menuju Kantor Bupati Cirebon dan bertemu dengan Plt Bupati Cirebon H. Imron.

“Sejak dari Jakarta saya sama ibu didampingi dari perwakilan Disnaker menuju kantor bupati. Setelah itu baru pulang ke rumah,” kata Diah.

Sementara itu Turini mengaku ‘terpenjara’ di rumah majikanya di Arab Saudi. Ia tidak bisa berkomunikasi dengan dunia luar dan tetap berada di dalam rumah selama 21 tahun sampai akhirnya keberadaannya diketahui oleh amaknya, Diah.

“Saya tak diberikan waktu berkomumikasi dengan siapa pun,” kata Turini yang tampak lelah.

Menurut cerita Turini, Allah membukakan jalan bagi dirinya untuk pulang ke kampung halamannnya. Hal itu diawali kedatangan saudara majikannya, kebetulan di rumah majikannya ada acara keluarga. Saat itulah dia bertemu TKW asal Filipina, dan dari kenalan barunya itulah Turini menceritakan kondisi yang dialaminya. “Teman TKW Filipina itu punya kenalan facebook orang Tangerang,” tutur Turini.

Melalui postingan facebook bulan April 2019 yang menceritakan kondisi dan keinginan Turini mencari kabar tentang keluarganya di Cirebon itu, kemudian sampai juga ke anaknya, Diah, yang selanjutnya langsung menghubungi sejumlah pihak terkait, hingga kemudian sampai juga ke pihak KBRI di Arab Saudi. “Alhamdulilah saya audah di rumah lagi dan berjanji tidak akan pergi jadi TKW lagi dimana pun tempatnya,” pungkas Turini.(darman/yp)