Tuesday, 20 August 2019

Pertemuan Megawati dan Prabowo Sebagai Penanda Segitiga Emas Masih Ada

Rabu, 24 Juli 2019 — 10:08 WIB
Prabowo, Megawati dan Presiden Jokowi.  (dok/yendhi)

Prabowo, Megawati dan Presiden Jokowi. (dok/yendhi)

JAKARTA – Pertemuan antara Prabowo dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati siang nanti di Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, akan menjadi momentum kebangsaan diantara orang-orang politik Indonesia

“Pak Prabowo yang akan sowan ke rumah Bu Mega. Semoga pertemuan Pak Prabowo dan Bu Mega bisa menjadi momentum kebangsaan diantara orang-orang politik di Indonesia. Pertemuan dua tokoh nasionalis,” kata Politikus Gerindra Miftah Sabri saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (24/7/2019)

Momen ini, kata Miftah, adalah sejarah dua tokoh politik yang pernah dalam satu koalisi sehingga muncul sosok Joko Widodo (Jokowi) saat Pilgub DKI dan kini telah menjabat sebagai Presiden Indonesia.

“Bagaimanapun antara Pak Prabowo, Bu Mega, dan Pak Jokowi adalah segitiga emas. Dari kreasi politik Pak Prabowo dan Bu Mega lah terlahir seorang Joko Widodo menjadi Gubernur DKI atas endorse dua partai PDIP dan Gerindra. Dan  Pak Jokowi sampai pada posisi seperti sekarang ini, second term, dan menjadi presiden untuk dua periode,” papar dia.

Pertemuan ini, lanjut Miftah, sekaligus sebagai penanda bahwa segitiga emas tersebut masih terjalin baik hingga sekarang, meski sempat bersaing panas pada Pilpres 2019.

“Segitiga Emas ini sudah menjadi sejarah. Jauh sebelum ada BPN, TKN, Segitiga Emas ini sudah ada. Dan pertemuan ini tentunya sebagai penanda segitiga emas ini masih ada, dengan tujuan menjaga NKRI, UUD 1945, Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,” tandas Miftah. (yendhi/tri)